SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

LATIHAN / OLAH RAGA APA YANG SESUAI?

MEMILIH JENIS OLAHRAGA YANG SESUAI DENGAN TUBUH


Pilihan olahraga yang sesuai akan mereduksi beban aktifitas paksaan dari dalam dan luar tubuh, disamping sebagai upaya mendekati dengan daya toleransi tubuh.
Dari hasil-hasil penelitian ternyata dapat menemukan hasil-hasil untuk menunjukan adanya bakat-bakat tertentu dan kualitas fisik, seperti misalnya tipe serabut otot, besarnya jantung, kapasitas paru-paru, kerrangka badan, yang dapat menyebabkan seseorang lebih mampu untuk melakukan suatu macam olahraga dibanding dengan olah raga yang lain.
Penelitian Bob Arnot, M.D. seorang dokter ahli faal olah raga, diturunkan suatu seri dari 6 tes sebagai bahan penentuan jenis olah raga pilihan. Tentu saja setiap orang yang sehat dan bugar dapat melakukan olah raga apa saja, dan setiap orang dapat menjadi lebih baik pada salah satu macam olah raga bila selalu melakukan latihan-latihan yang cukup.
Bila seseorang sudah menekuni dan menyukai salah satu macam olah raga, tetapi dalam tes tadi ternyata menunjukan ke macam olah raga yang lain, janganlah ditinggalkan olah raga tadi, yang penting adalah berlatih yang teratur, agar anda menjadi selalu sehat dan bugar.
Hasil tes seperti tersebut diatas, lebih penting bagi mereka yang ingin menjadi atlet yang betul terlatih. Tapi setidak-tidaknya dari hasil tes tadi, dapatlah diperkirakan petunjuk secara garis besar, untuk menentukan pilihan anda sehingga anda dapat lebih mencapai hasil yang baik.

Keenam tes tadi adalah sebagai berikut:

  1. Tes kemampuan yang explosif, misal : Tes Lompat Vertikal.
Makin tinggi seseorang dapat melompat berarti makin banyak serabut otot cepat yang dimilikinya.
Penilaian : 70 cm atau lebih : nilai 10
55 cm - < style="font-weight: bold;">2. Tes Kardiorespirasi, misal : Tes berjalan 1.6 KM

Berjalan pada tempat yang datar sejauh 1.6 km, boleh cepat tetapi tidak lari. dihitung waktu tempuhnya.
12 menit atau kurang : nilai 10
14 menit - > 12 menit : nilai 5
16 menit - > 14 menit : nilai 3
16 menit lebih : nilai 1

3. Tes kapasitas paru, misal : mengukur udara tiup

Menarik nafas dalam-dalam kemudian meniupkan semua udara kedalam kantong plastik bening yang cukup besarnya, setelah tiupan maksimal plastik ditutup dengan cara dipuntir, berilah tanda pada puntiran tersebut. Bukalah kantong plastik isilah dengan air sesuai dengan batas / tanda puntiran, takarlah volume air tersebut dengan literan, dengan penilaian :
6.5 liter : nilai 10
4.5 liter - < style="font-weight: bold;">4. a. Tes kemampuan motorik, tes kelincahan : Lompat enam penjuru.

Berdiri ditengah menghadap satu arah, melompat 2 kaki kearah ujung garis penjuru lompat dan kembali ketengah, ulangi pada ke enan arah, bergeraklah searah jarum jam. Lakukan sirkuit ini 3 x dan tanpa latihan sebelumnya.catat waktunya, dan penilaian :
14 detik atau kurang : nilai 10
16 detik - > 14 detik : nilai 5
18 detik - > 16 detik : nilai 3
18 detik lebih : nilai 1

b. Tes motor learning, mengetahui berapa cepat penyesuaian tubuh terhadap aktifitas baru. Kelanjutan dari tes kelincahan, setelah satu hari lakukan latihan 5 x pada segi enam tersebut. Ulangi tes no.4 tersebut dengan lompatan lebih cepat, hitung nilainya dan jumlahkan dengan hasil tes no.4, hasilnya ialah : nilai kemampuan motorik

5. Tes Kelenturan, Berpegangan Tangan dipunggung.

Berdiri tegak, tekuklah lengan kiri dibelakang punggung jari-jari menghadap kearah belikat kanan. Raihlah jari tangan kiri tersebut dengan jari-jari tangan kanan melalui diatas bahu kanan, usahakan saling bersentuhan tanpa rasa sakit.
Penilaian : Kedua telapak tangan bersilangan : nilai 10
Jari-jari tangan bersilangan : nilai 5
Jari-jari tangan bersentuhan : nilai 3
Jari-jari tak bersentuhan : nilai 1

6. Tes lemak badan, Tes Ketebalan Kulit Sacrum.

Mencubit kulit diatas os sacrum yang menonjol, perkirakan ketebalanya, penilaian :
0.60 cm atau kurang : nilai 10
1.25 cm - > 0.60 cm : nilai 5
2.50 cm - > 1.25 cm : nilai 3
2.50 cm lebih : nilai 1

EVALUASI

Dengan nilai tes digunakan memilih jenis olah raga yang lebih sesuai :

a. Kemampuan explosif tinggi ( nilai 10 )
Ditambah kemampuan motorik tinggi ( nilai 8-20 )
Dianjurkan memilih : Tennis, squash, sepatu roda, selancar angin, ski air, tinju, senam.

Ditambah :
Kapasitas paru tinggi ( nilai 5 - 10 )
Dianjurkan memilih : Bola basket, hockey, sepak bola.

b. Kadar lemak tinggi ( nilai 1 - 3 )
Dianjurkan memilih : Hiking, berenang.

c. Kemampuan explosif rendah ( nilai 1 - 3 )
Ditambah kemampuan endurance tinggi ( nilai 10 )
Ditambah kemampuan motorik rendah ( nilai 2 - 6 )
Dianjurkan memilih : Jalan, jogging, berenang.

d. Kemampuan motorik tinggi ( nilai 10 )
Ditambah kemampuan endurance rendah ( nilai 2 - 6 )
Dianjurkan memilih : Golf, bowling, berlayar, bola sodok.

e. Kelenturan baik ( nilai 5 - 10 )
Dianjurkan memilih : Senam, selancar angin, ski air, ballet. Menghindari contact sports.


SAKTI MEDICAL CENTER
JL. PLUIT SAKTI RAYA NO.16 JAKARTA UTARA


08788 450 7778 / SOGI. T.RPT


Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tidak ada komentar: