SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Sensori Integrasi

Aktivitas integrasi sensomotorik adalah merupakan suatu program yang mengaplikasikan  berbagai aktivitas sistem sensoris : visual, vestibular, somatosensoris, yang dipunyai oleh individu, diintegrasikan dengan aktivitas motorik (gerak) untuk mencapai suatu gerak halus, terarah, bertujuan dan berfungsi.Pada seorang individu agar dapat melakukan berbagai aktivitas baik, bertujuan dan befungsi disyaratkan aktivitas i sistem tubuh selalu bekerja sama dan terintegrasi.  

Sistem sensomotorik ini mencakup visual / penglihatan, vestibular / keseimbangan yang terletak di ruang telinga dalam, dan somatosensoris / proprioseptif / rasa dalam termasul eks-proprioseptif. “Sensory integrity” dalam sistem yang ada dalam tubuh manusia adalah: vestibular/keseimbangan,opticus/visual, ocular/coordinasi, yang terintegrasi dalam satu kesatuan gerakan di sistem manusia.  

Aktivitas senso-motorik merupakan suatu gabungan dari berbagai sistem sensoris seperti visual, olfactory, vestibular, somatosensoris dengan sistem motoris / gerak individu.  


PEMERIKSAAN PADA ANAK

Motor Impairments and fine motor
Functional Limitation

Voluntary Motor Impairment Assessments

Pemeriksaan Reflex

Pada upper motor neuron syndrome fenomena yang akan timbul (Kart & Rymer, 1989) adalah:

    1. Abnormal behaviour (positive symptom) yang terdiri dari: “reflex release phenomena (refleks patologis), reflex proproseptif yang hiperaktif, meningkatnya resisten teerhadap tarikan atau uluran, “relaxed cutaneous reflexes dan “loss of precise autonomic control”; dan

  2. Performance deficit ( negative symptome) yang terdiri dari: “decreased dexterity”, paresis/weakness, “fatigability”. 

Berdasarkan dari fenomena yang tampak maka pemeriksaan reflex yang dilakukan adalah “Neurologic Assessment”, yang diperiksa adalah :

- Tendon reflex (monosynaptic reflex arc),
- H-Reflex (monosynaptic stretch reflex),
- H-Reflex recovery cycle (motor neuron excitability),
- Presynaptic Inhabitation (related to spasticity, 
- F-Response, Long-lasting stretch reflex,
- Tonic Vibration reflex,
- Flexor reflex (polysynaptic defence response). 


Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tidak ada komentar: