SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Frozen Shoulder (kaku bahu)



Frozen shoulder
merupakan penyakit dengan karakteristik nyeri dan keterbatasan gerak, dan penyebabnya idiopatik yang sering dialami oleh orang berusia 40-60 tahun dan memiliki riwayat trauma sering kali ringan. Penyebab frozen shoulder tidak diketahui, diduga penyakit ini merupakan respon auto immobization terhadap hasil – hasil rusaknya jaringan lokal. Meskipun penyebab utamanya idiopatik, banyak yang menjadi predisposisi frozen shoulder, selain dugaan adanya respon auto immobilisasi seperti yang dijelaskan di atas ada juga faktor predisposisi lainnya yaitu usia, trauma berulang (repetitive injury), diabetes mellitus, kelumpuhan, pasca operasi payudara atau dada dan infark miokardia, dari dalam sendi glenohumeral (tendonitis bicipitalis, infalamasi rotator cuff, fracture) atau kelainan ekstra articular (cervical spondylisis, angina pectoris).

Pada frozen shoulder terdapat perubahan patologi pada kapsul artikularis glenohumeral yaitu perubahan pada kapsul sendi bagian anterior superior mengalami synovitis, kontraktur ligamen coracohumeral, dan penebalan pada ligamen superior glenohumeral, pada kapsul sendi bagian anterior inferior mengalami penebalan pada ligamen inferior glenohumeral dan perlengketan pada ressesus axilaris, sedangkan pada kapsul sendi bagian posterior terjadi kontraktur, sehingga khas pada kasus ini rotasi internal paling bebas, abduksi terbatas dan rotasi eksternal paling terbatas atau biasa disebut pola kapsuler. Perubahan patologi tersebut merupakan respon terhadap rusaknya jaringan lokal berupa inflamasi pada membran synovial.dan kapsul sendi glenohumeral yang membuat formasi adhesive[1] sehingga menyebabkan perlengketan pada kapsul sendi dan terjadi peningkatan viskositas cairan sinovial sendi glenohumeral dengan kapasitas volume hanya sebesar 5-10ml, yang pada sendi normal bisa mencapai 20-30ml[2], dan selanjutnya kapsul sendi glenohumeral menjadi mengkerut, pada pemeriksaan gerak pasif ditemukan keterbatasan gerak pola kapsular dan firm end feel dan inilah yang disebut frozen shoulder.

Histologis frozen shoulder yang terjadi pada sendi glenohumeral seperti telah dijelaskan di atas adalah kehilangan ekstensibilitas dan termasuk abnormal cross-bridging diantara serabut collagen yang baru disintesa dengan serabut collagen yang telah ada dan menurunkan jarak antar serabut yang akhirnya mengakubatkan penurunan kandungan air dan asam hyaluronik secara nyata. Pada pasca immobilisasi perlekatan jaringan fibrous menyebabkan perlekatan atau adhesi intra artikular dalam sendi sinovial dan mengakibatkan nyeri serta penurunan mobilitas.

Reserve scapulohumeral rhytm yang terjadi pada penderita frozen shoulder menyebabkan kompensasi skapulothorakal, kompensasi tersebut menyebabkan overstretch karena penurunan lingkup gerak sendi skapulothoracik, hal tersebut juga membuat sendi acromioclavicular menjadi hipermobile. Keterbatasan gerak yang ditimbulkan oleh frozen shoulder dapat mengakibatkan hipomobile pada facet sendi intervertebral lower cervical dan upper thoracal. Pada tahap kronis frozen shoulder dapat menyebabkan antero position head posture karena hipomobile dari struktur cervico thoracal. Hipomobile facet lower cervical dan upper thoracal juga dapat menyebabkan kontraktur pada ligamen supraspinosus, ligamentum nuchae dan spasme pada otot–otot cervicothoracal , spasme tersebut bila berkelanjutan dapat menyebabkan nyeri pada otot–otot cervicothoracal. Nyeri yang ditimbulkan oleh frozen shoulder dan spasme cervico thoracal akibat frozen shoulder dapat menyebabkan terbentuknya “vicious circle of reflexes” yang mengakibatkan medulla spinalis membangkitkan aktifitas efferent sistem simpatis sehingga dapat menyebabkan spasme pada pembuluh darah kapiler akan kekurangan cairan sehingga jaringan otot dan kulit menjadi kurang nutrisi. Pengaruh refleks sistem simpatik pada otot pada tahap awal menunjukkan adanya peningkatan suhu, aliran darah, gangguan metabolisme energi phospat tinggi dan pengurangan konsumsi oksigen pada tahap akhir penyakit nonspesifik dan abnormalitas histology dapat terjadi. Hal tersebut jika tidak ditangani dengan baik akan membuat otot-otot bahu menjadi lemah dan dystrophy. Karena stabilitas glenohumeral sebagian besar oleh sistem muskulotendinogen , maka gangguan pada otot-otot bahu tersebut akan menyebabkan nyeri, menurunnya mobilitas, sehingga mengakibatkan keterbatasan LGS bahu.

Ultrasound merupakan salah satu modalitas fisioterapi yang secara klinis sering diaplikasikan untuk tujuan terapeutik pada kasus-kasus tertentu termasuk kasus muskuloskeletal. Terapi ultrasound menggunakan energi gelombang suara dengan frekuensi lebih dari 20.000Hz yang tidak mampu ditangkap oleh telinga atau pendengaran. Dengan pemberian modalitas ultra sonic dapat terjadi iritan jaringan yang menyebabkan reaksi fisiologis seperti kerusakan jaringan, hal ini disebabkan oleh efek mekanik dan thermal ultra sonik. Pengaruh mekanik tersebut juga dengan terstimulasinya saraf polimedal dan akan dihantarkan ke ganglion dorsalis sehingga memicu produksi “P subtance” untuk selanjutnya terjadi inflamasi sekunder atau dikenal “neurogeic inflammation”. Namun dengan terangsangnya “P” substance tersebut mengakibatkan proses induksi proliferasi akan lebih terpacu sehingga mempercepat terjadinya penyembuhan jaringan yang mengalami kerusakan.

Pengaruh nyeri terjadi secara tidak langsung yaitu dengan adanya pengaruh gosokan membantu “venous dan lymphatic”, peningkatan kelenturan jaringan lemak sehingga menurunnya nyeri regang dan proses percepatan regenerasi jaringan.
Transcutaneus electrical nerve stimulation (TENS) merupakan suatu cara penggunaan energi listrik guna merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit dan terbukti efektif untuk merangsang berbagai tipe nyeri.

Pemberian TENS dapat menurunkan nyeri, baik dengan cara peningkatan vaskularisasi pada jaringan yang rusak tersebut , maupun melalui normalisasi saraf pada level spinal maupun supra spinal, sehingga dengan berkurangnya nyeri pada bahu didapatkan gerakan yang lebih ringan. Efek TENS terhadap pengurangan nyeri juga dapat mengurangi spasme dan meningkatkan sirkulasi, sehingga memutuskan lingkaran “viscous circle of reflex” yang pada akhirnya dapat meningkatkan LGS.

TENS efektif mengurangi nyeri melalui aktivasi saraf berdiameter besar dan kecil melalui kulit yang selanjutnya akan memberikan informasi sensoris ke saraf pusat. TENS menghilangkan nyeri dikaitkan melalui sistem reseptor nosiseptif dan mekanoreseptor. Sistem reseptor nosiseptif bukan akhiran saraf bebas, melainkan fleksus saraf halus tak bermyelin yang mengelilingi jaringan dan pembuluh darah.

Pengurangan nyeri yang ditimbulkan oleh TENS dapat juga meningkatkan kekuatan otot karena menormalkan aktivitas α motor neuron sehingga otot dapat berkontraksi secara maksimal, dan berkurangnya “refleks exitability” dari beberapa otot antagonis gelang bahu sehingga otot agonis dapat melakukan gerakan, dan karena stabilitas terbesar pada sendi bahu oleh otot, maka hal tersebut meningkatkan mobilitas sendi bahu.

Contrax Relax and Stretching merupakan suatu teknik terapi latihan khusus yang ditujukan pada otot yang spasme, tegang/memendek untuk memperoleh pelemasan dan peregangan jaringan otot.

Pada Contrax Relax and Stretching posisi tangan dibelakang leher terjadi gerakan abduksi dan rotasi eksternal mencapai pembatasan, posisi kapsul sendi mengarah ke inferior, terjadi peregangan pada kapsul anterior dan pada saat kontraksi isometrik terjadi peregangan pada kapsul posterior. Sedangakan pada Contrax Relax and Stretching posisi tangan dibelakang punggung terjadi gerakan rotasi internal mencapai pembatasan, posisi kaopsul sendi mengarah ke anterior, terjadi terjadi peregangan pada kapsul anterior dan pada saat kontraksi isometrik terjadi peregangan pada kapsul posterior.

Pada spasme otot yang berlangsung lama akan diikuti penjepitan vaskuler dan berlanjut terjadinya ischemik jaringan otot yang akhirnya diikuti proses inflamasi dan nyeri yang menimbulkan sirkulasi spasme. Karena proses inflamasi tersebut disusul timbulnya ”abnormal cross link” yang melekatkan jaringan ikat otot dimana ketika spasme pada posisi memendek akibatnya terjadi kontraktur. Pada kasus ini peregangan akan efektif bila dilakukan setelah diperoleh pelemasan dengan teknik contrax relax. Teknik peregangan otot setelah contrax relax dikenal sebagai contrax relax and stretching.

Pada saat dilakukan kontraksi isometrik otot sendi bahu juga diperoleh gerakan minimal sendi bahu tanpa menimbulkan iritasi noxius dan sekaligus memacu sirkulasi dan proses metabolisme struktur jaringan sendi, disini akan diperoleh peningkatan kelenturan jaringan ikat sendi dan nyeri akan berkurang.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Home program untuk reumathoid arthritisHome program untuk reumathoid arthritis

Pada kasus reumatoid arthritis pasien akan nmerasakan jari2 kaku utamanya pada pagi hari. Home programnya adalah pasien disuruh untuk merendam jari2 pada air hangat serta memeras spons. Dilakukan setiap hari untuk mempertahankan rom yang ada dan mencegah deformitas
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Home program untuk reumathoid arthritisHome program untuk reumathoid arthritis

Pada kasus reumatoid arthritis pasien akan nmerasakan jari2 kaku utamanya pada pagi hari. Home programnya adalah pasien disuruh untuk merendam jari2 pada air hangat serta memeras spons. Dilakukan setiap hari untuk mempertahankan rom yang ada dan mencegah deformitas
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

RIBUAN KOLEKSI 3GP DOWNLOAD 3GP SKANDAL

by icakicik.com IT and BUSINESS For You on Tuesday, May 25, 2010 at 1:00am


SerbaSerbaCom RIBUAN KOLEKSI 3GP DOWNLOAD 3GP SKANDAL ini adalah HPK, keyword, tag, kategori yang patut Anda coba posting di web/blog Anda karena bisa medongkrak posisi Anda di SERP di bulan mei 2010 ini.Gak percaya? COba saja!!!! ;) ;) :) :D :D :D
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

lumbo pelvic manipulasi

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

cervical neck traction

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Gonio Meter, Alat Ukur Rom Sendi



goniometer
Harga : Rp. 60.000
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Apa Penyebab Sel Telur Sulit Matang?

Anovulasi atau sel telur sulit matang mempengaruhi sekitar enam hingga lima belas persen wanita pada usia atau masa subur. Anovulasi mengacu pada suatu kondisi yang mempengaruhi sistem reproduksi wanita, dimana sel telur sulit matang sehingga tidak ada telur yang dilepaskan dari ovarium dan masuk ke saluran tuba untuk dibuahi atau dikeluarkan ketika haid. Hal ini dapat mengakibatkan wanita menjadi sulit hamil, karena tidak adanya sel telur yang akan dibuahi. Sedangkan bagi wanita yang memiliki ovulasi tidak teratur, mereka masih memiliki kesempatan untuk hamil, karena mereka masih bisa berovulasi meskipun jarang terjadi.

Sel telur sulit matang pada umumnya disebabkan oleh gangguan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon tubuh seperti estrogen dan progesteron membantu untuk memicu siklus reproduksi tubuh Anda, termasuk ovulasi (pelepasan sel telur yang telah matang) dan menstruasi.
Berikut beberapa gangguan ketidakseimbangan hormon yang dapat menyebabkan sel telur sulit matang:
  1. Polycystic Ovary Syndrome. Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) merupakan sindrom yang dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami ketidaksemibangan hormon. Karena hormon dalam tubuh tidak seimbang, pelepasan sel telur pun terhambat karena sel telur sulit matang. Hal ini membuat haid menjadi tidak teratur dan menyebabkan ketidakseburan, sehingga membuat wanita sulit hamil. Sekitar 90 persen kasus anovulasi (sel telur sulit matang) disebabkan oleh PCOS dan biasanya terjadi secara turun-temurun.
  2. Luteinised Unruptured Follicle Syndrome. Dalam beberapa kasus, sel telur mungkin telah matang, namun folikel gagal untuk melepaskanya, sehingga sel telur tidak dapat dibuahi. Hal inilah yang disebut dengan Luteinised Unruptured Follicle Syndrome (LUFS).
  3. Obesitas. Banyak studi yang menunjukan bahwa obesitas memiliki hubungan dengan anovulasi (sel telur sulit matang) pada wanita. Obesitas atau kegemukan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang berpengaruh pada kesuburan wanita. Selain itu, kelebihan berat badan juga akan menimbulkan disfungsi ovarium.
  4. Gangguan makan. Gangguan makan seperti anokresia atau bulmia dapat menggangu bahkan menghentikan siklus haid wanita. Tidak ada siklus haid, berarti tidak ada ovulasi. Tanpa ovulasi, wanita akan sulit hamil.
  5. Usia. Pertambahan usia dapat mempengaruhi jumlah pasokan sel telur yang dapat dihasilkan. Pertambahan usia juga membuat kesuburan wanita menurun. Hal ini mengakibatkan terganggunya siklus haid bulanan karena tidak adanya ovulasi.
  6. Ovarian hypofunction. Ovarian hypofunction merupakan penurunan fungsi dari ovarium, termasuk penurunan produksi hormon yang disebabkan oleh faktor genetik seperti kelainan kromosom ataupun fungsi ovarium normal. Hal ini akan menyebabkan wanita sulit hamil, karena ovarian hypofunction juga dapat menyebabkan sel telur sulit matang.
  7. Stres. Stres dapat mempengaruhi kerja hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Hal ini menyebabkan gangguan pada siklus haid normal karena ovulasi menjadi tidak teratur. Sehingga jumlah sel telur yang belum matang pun meningkat.

Sumber : http://kehamilan.org/wawasan-kehamilan/98-penyebab-sel-telur-sulit-matang.html
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Pedoman Khusus Teknik Terapi Fisik



Sebelum memulai terapi manual atau jenis terapi fisik, praktisi biasanya melakukan penilaian penuh pasokan darah dan saraf di daerah tersebut, serta tulang dan penilaian otot, dalam rangka untuk memutuskan apakah ada atau tidak ada peningkatan risiko komplikasi dari penggunaan teknik-teknik manajemen nyeri punggung. Tergantung pada hasil yang penilaian dan situasi tertentu masing-masing pasien nyeri punggung individu, penyedia layanan kesehatan mungkin melakukan beberapa kombinasi atau jenis terapi fisik berikut panduan:

Dalam Pasal ini:

* Manual Terapi fisik untuk Pain Relief
* Spesifik Pedoman Teknik Terapi Fisik

Mobilisasi Jaringan Lunak

Hal ini penting untuk mengenali peran otot dan lampiran mereka di sekitar sendi. Ketegangan otot sering dapat menurunkan sekali gerak sendi dipulihkan, tetapi banyak kali kejang akan terus hadir. Dalam kasus tersebut, ketegangan otot harus ditangani atau disfungsi sendi dapat kembali. Tujuan dari mobilisasi jaringan lunak (STM) adalah untuk memecah jaringan otot atau berserat elastis (disebut 'myofascial adhesi') seperti jaringan parut dari cedera punggung, memindahkan cairan jaringan, dan mengendurkan ketegangan otot. Prosedur ini biasanya diterapkan pada otot-otot sekitar tulang belakang, dan terdiri dari tekanan peregangan dan mendalam berirama. Terapis akan melokalisasi area pembatasan jaringan terbesar melalui lapisan-demi lapis penilaian. Setelah diidentifikasi, pembatasan ini dapat dimobilisasi dengan berbagai teknik. Teknik ini sering melibatkan menempatkan kekuatan traksi di daerah ketat dengan upaya untuk mengembalikan tekstur normal untuk jaringan dan mengurangi rasa sakit yang terkait.

Strain-Counterstrain

Teknik ini berfokus pada perbaikan neuromuskuler refleks abnormal yang menyebabkan masalah struktural dan postural, sehingga yang menyakitkan 'tenderpoints'. Terapis menemukan posisi pasien kenyamanan dengan meminta pasien pada titik nyeri berkurang. Pasien dipegang dalam posisi nyaman selama sekitar 90 detik, selama waktu regangan asimtomatik diinduksi melalui peregangan ringan, dan kemudian perlahan-lahan dibawa keluar dari posisi ini, memungkinkan tubuh untuk me-reset otot ke tingkat normal ketegangan. Ini ketegangan normal pada otot set panggung untuk penyembuhan. Teknik ini cukup lembut untuk menjadi berguna untuk masalah punggung yang terlalu akut atau terlalu halus untuk mengobati dengan prosedur lain. Saring-counterstrain ditoleransi cukup baik, terutama dalam tahap akut, karena posisi kebalikan pasien penghalang terbatas dan menuju posisi kenyamanan terbesar.
Pasal berlanjut di bawah ini
Bersama Mobilisasi

Pasien sering didiagnosis dengan otot ditarik di belakang mereka dan diinstruksikan untuk memperlakukannya dengan istirahat, es dan pijat. Sementara teknik ini merasa baik, rasa sakit sering kembali karena kejang otot sebagai respons terhadap sendi terbatas. Mobilisasi sendi melibatkan mengendurkan sendi terbatas dan meningkatkan jangkauan gerak dengan menyediakan kecepatan lambat (yaitu kecepatan) dan amplitudo meningkat (jarak yaitu gerakan) gerakan langsung ke penghalang bersama, bergerak permukaan tulang yang sebenarnya pada satu sama lain dalam cara pasien tidak dapat menggerakkan sendi sendiri. Mobilisasi ini harus menimbulkan rasa sakit (kecuali operator pendekatan penghalang terlalu agresif).

Muscle Energi Teknik
Muscle Energi Teknik (MET'S) dirancang untuk memobilisasi sendi terbatas dan memperpanjang otot dipersingkat. Prosedur ini didefinisikan sebagai kontraksi memanfaatkan sukarela dari otot-otot pasien terhadap penangkis jelas dikendalikan diterapkan dari praktisi dari posisi yang tepat dan dalam arah tertentu. Setelah kontraksi 3-5 detik, operator mengambil bersama untuk penghalang baru di mana pasien lagi melakukan kontraksi otot. Hal ini dapat diulang dua kali atau lebih. Teknik ini dianggap sebagai prosedur yang aktif sebagai lawan prosedur pasif di mana operator melakukan semua pekerjaan (seperti mobilisasi sendi). Teknik energi otot umumnya ditoleransi dengan baik oleh pasien dan tidak stres sendi.

High Velocity, Low Amplitude Thrusting

Kecepatan tinggi, Mendorong Amplitudo Rendah

Tujuan dari prosedur ini adalah untuk mengembalikan gerakan meluncur sendi, memungkinkan mereka untuk membuka dan menutup secara efektif. Ini adalah sebuah teknik lebih agresif dari mobilisasi sendi dan teknik energi otot yang melibatkan mengambil bersama untuk penghalang membatasi dan menyodorkan itu (amplitudo rendah kurang inci 1 / 8), tapi bukan masa lalu, penghalang membatasi nya. Jika dimanfaatkan dengan benar, peningkatan mobilitas dan penurunan otot sekitar sendi harus diperhatikan. Teknik ini digunakan untuk pemulihan gerak sendi dan tidak bergerak sendi melampaui batas anatomi nya. Oleh karena itu, tidak ada kerusakan struktural terjadi dan pasien tidak harus memiliki peningkatan nyeri setelah pengobatan.

Kembali Mempertahankan Pain Relief Jangka Panjang

Untuk melanjutkan proses penyembuhan dan mencegah nyeri berulang, kembali pasien sakit yang didorong untuk terlibat dalam perawatan lain yang sesuai (termasuk program latihan) selama dan setelah pengobatan terapi manual. Latihan program untuk sakit punggung biasanya termasuk peregangan dan latihan penguatan dan rendah-dampak pengkondisian aerobik, dan harus mencakup latihan program pemeliharaan yang wajar bagi pasien untuk melakukannya sendiri. Tujuannya adalah untuk mempertahankan jenis yang tepat dan tingkat aktivitas untuk mencegah rasa sakit dari kembali terjadi dan menghindari kebutuhan untuk kunjungan kembali sering ke terapis.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Latihan Untuk Nyeri Pinggang

Ketika saya menulis artikel ini, saya sedang duduk di meja saya dengan postur tubuh benar-benar sempurna - tubuh sejajar, kaki datar di lantai dan abs terlibat. Oke, saya mengaku ... satu-satunya alasan aku duduk begitu sempurna adalah karena aku menulis tentang nyeri punggung dan yang selalu mengingatkan aku harus duduk tegak. Temukan aku sepuluh menit dari sekarang dan aku akan berbaring dan membungkuk di atas seperti biasa.

Nyeri punggung memiliki sejumlah penyebab, namun salah satu yang paling umum terjadi menjadi apa yang saya lakukan sekarang dan, kemungkinan besar, apa yang Anda lakukan saat Anda membaca artikel ini: Duduk. Jika Anda menghabiskan banyak waktu Anda duduk, Anda mungkin memiliki masalah yang sama saya lakukan - nyeri punggung sering. Karena duduk adalah bukan sesuatu yang kita akan berhenti melakukan (setidaknya tidak sepenuhnya), kita harus mencari cara lain untuk mengelola jenis nyeri punggung kronis dan olahraga adalah salah satu dari mereka. Back Pain Rencana Aksi

Mengelola dan mencegah nyeri punggung tidak mudah, tapi bisa dilakukan asalkan Anda bersedia untuk membuat beberapa perubahan dalam cara Anda hidup. Langkah pertama Anda adalah untuk menentukan apa yang menyebabkan nyeri punggung Anda dan jika Anda memiliki kondisi yang membutuhkan perawatan khusus. Sumber daya ini dapat membantu mendidik anda tentang masalah punggung umum:

* Ikhtisar Kembali Sakit. Artikel ini mencakup kategori yang berbeda dari masalah punggung dari kondisi genetik untuk cedera punggung umum.
* Penyebab Nyeri Punggung Bawah. Panduan Ortopedi kami memberikan informasi rinci tentang berbagai penyebab sakit punggung.
* Nyeri Punggung Bawah. Ini panduan yang komprehensif mencakup semua yang anda pernah ingin tahu tentang nyeri punggung bawah.

Jika Anda dan dokter anda telah menentukan bahwa sakit punggung Anda disebabkan oleh kebiasaan gaya hidup, membaca penyebab umum berikut nyeri punggung bawah untuk melihat di mana Anda bisa membuat beberapa perubahan. Rencana aksi termasuk akan memberi Anda beberapa ide untuk bagaimana mengelola dan mencegah nyeri punggung bawah. Duduk terlalu banyak

Bagaimana perasaan Anda setelah Anda telah duduk untuk waktu yang lama? Apakah Anda merasa kaku atau pegal? Apakah punggung Anda terasa kencang? Bagaimana dengan ketegangan di leher dan bahu? Saya sangat percaya bahwa duduk untuk jangka waktu yang lama adalah salah satu alasan mengapa begitu banyak dari kita yang sakit. Anda tidak harus berhenti duduk sepenuhnya, tetapi ada cara untuk meminimalkan kerusakan.

Rencana Aksi. Ide-ide berikut akan membantu Anda bergerak sedikit lebih serta menemukan cara untuk duduk lebih nyaman. Pilih setidaknya satu dari mereka untuk mencoba setiap hari:

1. Ambil istirahat singkat. Mengatur alarm pada komputer, PDA, dll untuk pergi setiap 30 menit. Mengambil setidaknya satu menit untuk berdiri, meregangkan, berjalan atau mengubah posisi.
2. Berdiri saat Anda bekerja. Apa tugas-tugas yang bisa Anda lakukan sambil berdiri? Beberapa ide: berbicara di telepon, membaca email Anda, bekerja pada komputer (jika Anda dapat meningkatkan monitor anda) bermain-main, dll Pilih hanya satu pada daftar Anda dan membuat aturan baru bahwa Anda hanya akan melakukannya sambil berdiri.
3. Duduk di bola latihan atau bantal. Jika Anda dapat pergi dengan itu, cobalah duduk di atas bola latihan selama beberapa menit beberapa kali sepanjang hari (sepanjang hari mungkin sedikit banyak pada punggung bawah). Anda dapat berguling-guling di atasnya sambil duduk untuk membantu meregangkan punggung dan Anda akan dipaksa untuk menghindari merosot untuk tetap pada bola. Jika itu bukan pilihan, coba bantal seperti yang ditawarkan di Sissel, yang mempromosikan postur yang baik.

Ide apa yang lain bisa Anda datang dengan untuk duduk kurang sepanjang hari? Buatlah daftar Anda sendiri dan memilih satu untuk bekerja pada setiap hari sampai menjadi kebiasaan.

Postur yang buruk dan Otot ketat

Postur tubuh yang buruk merupakan kontributor besar untuk nyeri punggung. Jika Anda seperti saya, Anda memulai hari Anda dengan postur tubuh yang baik namun secara bertahap berakhir merosot, luas atau membungkukkan ketika tubuh anda lelah. Pemantauan postur tubuh bisa berubah menjadi pekerjaan penuh-waktu, tetapi ada beberapa cara sederhana untuk membuat perubahan kecil dalam posisi tubuh Anda.

Rencana Aksi. Memasukkan setidaknya satu dari ide-ide berikut ke dalam kehidupan sehari-hari Anda:

1. Mengatur pengingat untuk pergi setiap 20 menit. Gunakan waktu itu untuk memeriksa untuk melihat apakah Anda sedang duduk dengan punggung lurus, bahu punggung dan kaki datar dengan lutut bahkan atau sedikit lebih tinggi daripada pinggul.
2. Jadilah lebih ergonomis. Apa perubahan-perubahan kecil yang bisa Anda buat ke ruang kerja Anda untuk menopang tubuh Anda? Jika Anda perlu kembali dukungan sambil duduk, tempat gulungan handuk di belakang punggung Anda. Jika Anda perlu mengangkat kaki Anda, cobalah beristirahat kaki Anda pada kaki. Mengubah setidaknya satu aspek dari area kerja Anda untuk membantu menjaga tubuh Anda sejajar.
3. Buat lebih fleksibel. Setidaknya tiga kali setiap hari, butuh waktu lima menit untuk melakukan latihan peregangan ini di meja Anda.
4. Coba rutinitas peregangan setiap hari. Coba ini latihan baru, Memperkuat & Peregangan Kembali, sebuah rutinitas yang lembut singkat menargetkan otot-otot ketat belakang atau memilih salah satu dari fleksibilitas latihan berikut untuk melakukan sekali sehari:
* Peregangan Lembut Yoga
* Bersantai dengan Ball Latihan Peregangan
* Peregangan Tubuh Total

Kelebihan berat badan

Membawa ekstra berat adalah penyebab lain umum sakit punggung dan juga dapat mempengaruhi sendi lain Anda, ligamen dan tendon. Anda sudah tahu bahwa olahraga dan diet adalah kunci untuk menurunkan berat badan dan jika Anda sudah memiliki rencana penurunan berat badan di tempat, Anda di depan permainan. Tapi, jika Anda membutuhkan jumpstart, memeriksa ide-ide sederhana berikut untuk perlahan-lahan kehilangan berat badan.

Rencana Aksi. Pilih salah satu ide-ide berikut untuk memulai pada penurunan berat badan.

1. Mendaftar untuk salah satu program penurunan berat bebas dan olahraga: 12 Minggu ke Berat Badan, Berjalan 10 Minggu dan Berat Program Kehilangan atau 6 minggu untuk Gaya Hidup Sehat
2. Rencana latihan Anda. Kardio dan latihan kekuatan dapat membantu Anda membakar kalori ekstra dan menurunkan berat badan sehingga, jika Anda tidak berolahraga, keluar kalender dan memilih minimal tiga hari Anda dapat berolahraga di minggu depan. Tuliskan apa waktu Anda akan berolahraga, berapa lama anda berolahraga dan apa jenis kegiatan yang Anda akan lakukan. Check out Pojok Pemula saya untuk spesifik dalam memulai dengan olahraga.
3. Gunakan pedometer. Pakailah pedometer sepanjang hari dan melacak langkah-langkah Anda. Setiap hari, cobalah untuk menambahkan 100 langkah tambahan sampai Anda sampai setidaknya 10.000 langkah sehari.
4. Mengubah sesuatu dalam diet Anda. Cara lain untuk menurunkan berat badan adalah untuk memotong beberapa kalori dari diet Anda. Memilih hanya satu hal yang Anda makan setiap hari dan menemukan pengganti yang lebih rendah-kalori Anda dapat menikmati. Bisakah Anda perdagangan donat untuk beberapa buah, yogurt dan granola? Bisakah Anda hidup tanpa itu Coke sore? Potong hanya 100 kalori setiap hari dan Anda akan kehilangan pon dalam waktu sekitar sebulan bahkan tanpa berkeringat.

Jika ide tidak bekerja untuk Anda, datang dengan rencana aksi Anda sendiri.

Tidak cukup berolahraga

Duduk terlalu banyak satu masalah dengan sakit punggung tapi bahkan jika Anda bergerak lebih, yang mungkin tidak cukup untuk memerangi masalah punggung. Hal ini tidak cukup untuk tidak menetap ... Anda masih perlu latihan untuk memperkuat tubuh Anda dan hati Anda. Beberapa nyeri punggung dapat disebabkan oleh otot-otot lemah, sehingga terlibat dalam program latihan lengkap yang mencakup baik kardio dan latihan kekuatan mungkin salah satu cara untuk mengelola dan mencegah sakit punggung.

Rencana Aksi.

1. Cobalah latihan latihan kekuatan. Setidaknya dua (non-berturut-turut) hari pada minggu berikutnya, coba ini Workout Kekuatan Menengah atau kunjungi Pusat Workout saya untuk ide-ide lainnya.
2. Cobalah latihan kardio. Setidaknya tiga hari pada minggu berikutnya, coba ini Interval Cardio Workout atau memilih aktivitas Anda sendiri dan melakukannya selama minimal 30 menit pada intensitas sedang.
3. Pilih latihan penghemat waktu. Cobalah salah satu dari 10-Menit Workouts penghemat waktu yang tercantum atau membuat sendiri ringkas 10 menit latihan untuk melakukan setidaknya sekali setiap hari.
4. Memulai program berjalan. Pilih salah satu dari program gratis Wendy berjalan atau mengatur rutinitas Anda sendiri sehingga Anda berjalan minimal 3-5 hari seminggu selama sekitar 30 menit.

Hanya menangani satu bidang kehidupan sehari-hari Anda, apakah itu duduk kurang atau berolahraga lebih banyak, dapat membuat perbedaan besar dalam menyingkirkan nyeri punggung kronis. Kuncinya adalah untuk bekerja pada hal ini setiap hari sampai mereka menjadi sifat kedua untuk Anda. Anda mungkin tergoda untuk menyerah pada ini, tugas-tugas kecil sederhana dari waktu ke waktu, tetapi mereka benar-benar membuat perbedaan.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Penguatan Hip Untuk Nyeri Lutut?



Jika Anda memiliki nyeri lutut, fisioterapi mungkin diperlukan untuk membantu memperkuat otot-otot yang mendukung sendi. Kedua kelompok otot yang sering difokuskan pada saat timbul nyeri lutut adalah penguatan otot paha depan dan paha belakang. Sekarang, studi lebih dan lebih banyak dipublikasikan menyelidiki latihan penguatan pinggul untuk membantu dengan nyeri lutut.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopedic dan Terapi Fisik Olahraga menyelidiki efek yang pinggul latihan penguatan telah di kembali ke awal untuk latihan fungsional pada wanita dengan sindrom nyeri patellofemoral (PFPS), suatu bentuk nyeri lutut. Para peneliti membandingkan dua kelompok wanita dengan PFPS. Satu kelompok melakukan latihan penguatan pinggul, sementara kelompok lainnya yang dilakukan penguatan latihan paha depan. Sementara kedua kelompok menunjukkan perbaikan dalam nyeri, memperkuat kelompok pinggul mampu terlibat dalam latihan fungsional, mirip dengan naik tangga, lebih awal dari pada kelompok memperkuat lutut.

Dengan memulai latihan penguatan pinggul, Anda mungkin dapat membantu mengurangi nyeri lutut dan meningkatkan kemampuan Anda untuk melakukan tugas-tugas fungsional seperti naik tangga. Pastikan untuk berbicara dengan dokter atau terapis fisik untuk melihat latihan adalah yang terbaik untuk kondisi spesifik Anda.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Latihan untuk Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah proses penyakit neuromuskuler yang disebabkan oleh demielinasi saraf dan degenerasi aksonal. Hal ini menyebabkan memperlambat sinyal dari sistem saraf pusat untuk sistem otot. Oleh karena itu, mobilitas fungsional sering terganggu di MS.

Dua gejala yang lebih umum dari MS mobilitas terbatas dan kelelahan dan masalah kontrol keseimbangan. Gangguan ini dapat memiliki efek mendalam pada status psikologis pasien dengan MS.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Journal Terapi Fisik meneliti efek dari program rehabilitasi vestibular pada menurunnya kelelahan dan meningkatkan keseimbangan pada pasien dengan MS.

Para penguji merekrut 38 orang didiagnosis dengan MS dan acak mereka ke dalam tiga kelompok. Satu kelompok menerima rehabilitasi vestibular dan keseimbangan, satu kelompok berpartisipasi dalam daya tahan sepeda dan latihan peregangan dan kelompok terakhir menerima perawatan medis standar tanpa intervensi olahraga. Kedua kelompok olahraga dilakukan 2 kali per minggu selama 6 minggu dan menerima instruksi dalam program latihan di rumah khusus untuk kelompok mereka.

Hasil langkah-langkah termasuk ukuran kelelahan, ukuran keseimbangan, dan ukuran daya tahan berjalan. Tindakan sekunder ukuran kecacatan yang terkait dengan pusing dan ukuran depresi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menerima pelatihan vestibular dan keseimbangan menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam kelelahan, keseimbangan, dan cacat akibat pusing daripada kelompok lainnya. Para peneliti menyimpulkan bahwa keseimbangan dan vestibular rehabilitasi dapat memiliki efek positif bagi orang-orang dengan MS yang memiliki kontrol postural tegak kelelahan dan berkurang.

Jika Anda memiliki MS, tanyakan kepada dokter atau ahli terapi fisik tentang cara terbaik untuk mengobati kelelahan dan masalah keseimbangan kontrol. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang intervensi yang tepat untuk Anda.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

PEMERIKSAAN POLA JALAN

PEMERIKSAAN POLA JALAN

EXAMINATION OF GAIT
Jowir (fisioterapi anda)

Ekstremitas bawah adalah bagian yang terpenting untuk menopang berat badan dan ambulasi dalam keseharian, untuk itu ekstremitas bawah yang normal sangat menunujang dalam efisiensi penyelenggaraan aktifitas fungsional sehari-hari. Tetapi terkadang karena proses yang abnormal terjadi pada ekstremitas bawah mengakibatkan pola jalan yang tidak benar, untuk itu diperlukan parameter pembanding yang tepat antara pola jalan yang benar dan pola jalan yang salah sehingga kita bisa menyimpulkan pada bagian mana pola jalan itu yang keliru sehingga treatment kita tepat sasaran.
Ada dua siklus pola jalan yang normal yaitu stance phase, terjadi ketika kaki berada dipermukaan tanah dan swing phase terjadi ketika kaki bergerak maju. Enam puluh persen (60%) siklus pola jalan yang normal terjadi pada stance phase sedangkan 40%nya adalah untuk swing phase. Dan setiap phase tersebut terbagi dalam beberapa komponen kecil, yaitu stance phase ( heel strike, foot flat, midstance and push-off/toe-off) sedangkan swing phase (acceleration, midswing and deceleration)
Pola jalan yang salah akan sangat terlihat pada proses stance phase karena pada proses ini bertanggung jawab dalam menunjang berat badan dan berhubungan dengan porsi yang lebih besar dibandingkan dengan swing phase sehingga tekanannyapun lebih besar dibandingkan phase yang lain.
Pemeriksaaan pola jalan dimulai segera ketika pasien masuk keruang pemeriksaan. Catatlah setiap perubahan yang terlihat ketika berjalan dan kejanggalan apa yang terjadi pada ekstremitas dan cobalah untuk menetapkan kejanggalan itu terjadi pada fase apa dan pada komponen apa?. Karena setiap komponen mempunyai ciri khas fisik tersendiri, untuk itu cobalah menentukan komponen mana yang paling terpengaruh dalam proses pola jalan tersebut. Dan proses memutuskan komponen mana yang terpengaruh ini sangat penting untuk mencari penyebab yang terjadi. Menurut inman ada beberapa hal yang harus diukur dalam pola jalan diantaranya adalah :
1. Lebar jangkauan kaki seharusnya tidak lebih dari dua atau empat inchi dari tumit ketumit. Jika anda melihat pasien berjalan dengan melebihi jangkauan diatas maka anda harus curiga adanya kejanggalan tersebut. Pasien dengan lebar jangkauan yang lebih besar dari 2-4 inchi biasanya terjadi jika mereka pusing atau gangguan otak (cerebellar problem) atau penurunan sensasi pada alas kakinya
2. Pusat gavitasi tubuh ( body’s center of gravity) berada dua inchi dari depan tulang sacrum yang kedua (S-2). Pada pola jalan yang normal oscillasi vertikal tidak lebih dari 2 inchi. Pengontrolan arah oscillasi vertical menjaga pola jalan yang halus (smooth pattern) atau normal.
3. Lutut seharusnya fleksi pada semua stance phase kecuali pada heel strike untuk menjaga pergeseran vertical dari pusat gravitasi agar tidak berlebihan. Sebagai contoh pada fase toe - off ketika ankle plantar fleksi 20 derajad menyebabkan terjadinya peningkatan pusat gravitasi tubuh dan untuk menjaga agar tubuh tetap seimbang maka lutut harus fleksi kira-kira 40 derajad.
4. Pelvis dan trunk bergerak kelateral kira-kira 1inchi ke sisi berat tubuh saat berjalan ke pusat graitasi yang keseluruhannya berada pada hip. Jika pasien mempunyai kelemahan pada gluteus medius maka dia kurang mampu mempertahankan pergerakan kelateral ini.
5. Rata-rata panjang langkah seseorang adalah 15 inchi. Karena adanya nyeri, usia yang bertambah atau patologi pada ekstremitas bawah menyebabkan penurunan langkah saat berjalan.
6. Rata-rata orang dewasa berjalan dalam setiap menitnya adalah 90-120 langkah. Dan rata-rata energy yang dikeluarkan adalah 100 calories per mile-nya.
7. Selama swing phase pelvis berotasi 40 derajad.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tipe-Tipe Autisme yang Perlu Anda Tahu

Agar tepat menanganinya, kenali 5 tipe autisme berikut ini.

VIVAnews
- Seringkali orang menganggap autisme sebuah penyakit. Namun, autisme merupakan gejala keterbatasan gangguan perkembangan, termasuk autisme ringan hingga gangguan mental berat (PDD).

Penderita austisme memiliki kesulitan berkomunikasi dan memahami perkataan dan perasaan orang lain. Akibatnya, penderita sering kesulitan mengekspresikan diri melalui kata, bahasa tubuh, raut wajah dan sentuhan. Anak yang mengidap autisme sangat sensitif terhadap suara, sentuhan, bau, dan pemandangan yang bagi orang lain dianggap normal. Autisme menyerang enam hingga delapan anak setiap 1.000 kelahiran.

Orangtua dapat mendeteksi gejala autisme sejak usia tiga tahun. Beberapa anak menunjukkan tanda-tanda autisme sejak lahir. Sebagian lainnya tumbuh normal dan namun mengalami gejala autisme pada usia 18-36 bulan. Anak laki-laki penderita autisme empat kali lebih banyak daripada anak perempuan. Gejala autisme tidak mengenal suku, etnis, atau kondisi sosial lainnya seperti pendapatan, gaya hidup, atau tingkat pendidikan orang tua.

Berikut beberapa jenis autisme:
* Gangguan autistik
Gejala ini sering diartikan orang saat mendengar kata autisme. Penderitanya memiliki measalah interaksi sosial, berkomunikasi, dan permainan imaginasi pada anak di bawah usia tiga tahun.

* Sindrom Asperger
Anak yang menderita sindrom Asperger memiliki problem bahasa. Penderita sindrom ini cenderung memiliki intelegensi rata-rata atau lebih tinggi. Namun seperti halnya gangguan autistik, penderita kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi.

* Gangguan perkembangan menurun (PDD)
Gejala ini disebut juga non tipikal autisme. Penderita memiliki gejala-gejala autisme, namun berbeda dengan jenis autistik lainnya.

* Sindrom Rett
Sindrom ini terjadi hanya pada anak perempuan. Mulanya anak tumbuh normal. Pada usia satu hingga empat tahun, terjadi perubahan pola komunikasi, dengan pengulangan gerakan tangan dan pergantian gerakan tangan.

* Gangguan Disintegrasi Anak
Pada gejala autisme ini, anak tumbuh normal hingga tahun kedua. Selanjutnya anak akan kehilangan sebagian atau semua kemampuan komunikasi dan keterampilan sosialnya.

Para peneliti memperkirakan kombinasi gen dalam keluarga menyebabkan subtipe autisme. Bahan kimia atau obat-obatan yang masuk dalam tubuh ibu selama kehamilan berperan dalam gejala autisme. Dalam beberapa kasus, autisme berkaitan dengan tingkat phenylketonuria (gangguan metabolisme yang disebabkan tidak adanya hormon tertentu), virus rubella, dan penyakit celiac (tidak mampu menoleransi gluten dalam tepung).

Walaupun penyebab autisme belum diketahui pasti, peneliti menilai autisme disebabkan ketidaknormalan bagian otak yang mengintrepretasi bahasa. Ketidakseimbangan kimiawi otak mempengaruhi terjadinya gejala autisme.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tips Bepergian dengan Anak Autis

KOMPAS.com — Anak penderita autisme menyukai hal-hal yang rutin dan terstruktur. Karena itu, bepergian berarti mengganggu rutinitas mereka. Tak heran bila banyak orangtua yang memiliki anak autis menghindari acara bepergian. Padahal, dengan tips berikut, orangtua tetap bisa mengajak anak autis melakukan perjalanan jauh untuk liburan.

1. Jelaskan tempat tujuan
Sebelum bepergian, jelaskan kepada anak tentang tempat tujuan yang akan didatangi. Demikian saran dari Daniel Openden, Direktur Southwest Autism Research and Resource Center, Phoenix, AS. "Tunjukkan foto atau film mengenai lokasi yang akan dikunjungi. Ceritakan pula alasan datang ke tempat tersebut dan kegiatan yang akan dilakukan di sana," katanya.

2. Bepergian dengan pesawat
Jelaskan kepada awak pesawat mengenai kondisi anak Anda. Untuk mengusir rasa bosan di dalam pesawat, siapkan buku atau mainan untuk anak. Bawalah permen, terutama bila Anak tidak bisa berkomunikasi verbal dan tidak bisa mengungkapkan bila telinganya berdengung.

3. Menginap
Berencana untuk menginap di hotel selama liburan? Anda bisa mulai mengajarkan anak untuk menginap di tempat lain, bisa di rumah kerabat atau hotel di kota untuk satu malam agar anak terbiasa dengan suasana tidur yang lain. Agar anak tidak terlalu "kaget" dengan suasana baru, bawalah bantal atau selimut yang biasa dipakainya.

4. Keamanan
Untuk berjaga-jaga, kenakan tanda pengenal yang berisi data diri dan nomor telepon Anda. Bawalah juga foto anak untuk ditunjukkan pada polisi bila si kecil terpisah dari Anda.

5. Sesuaikan minat anak
Agar si kecil menikmati perjalanannya, ajak ia mengunjungi tempat-tempat yang sesuai dengan minatnya. Misalnya ke Sea World bila ia tertarik pada hewan laut atau ke kolam renang bila ia suka berenang. Hindari jadwal yang terlalu padat, luangkan waktu agar anak bisa bermain-main di kamar hotel agar si kecil tak terlalu lelah.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

7 Tanda Bayi Autistik

Kompas.com - Sebagian besar gejala autisme sudah terlihat sejak anak berusia di bawah 3 tahun. Bahkan, beberapa orangtua sudah melihat gejala autis saat bayi mereka berusia 9 bulan. Tanda-tanda autisme berikut sudah bisa dikenali sejak bayi berusia satu tahun ke atas.

1. Apakah anak Anda memiliki rasa tertarik pada anak lain? (Ya/Tidak)

2. Apakah anak Anda pernah menggunaan telunjuk untuk menunjukkan rasa tertariknya pada sesuatu? (Y/T)

3. Apakah anak Anda menatap mata Anda lebih dari satu atau dua detik? (Y/T)

4. Apakah anak Anda meniru Anda? Misalnya, bila Anda membuat raut wajah tertentu, apakah ia menirunya? (Y/T)

5. Apakah anak Anda memberi reaksi bila namanya dipanggil? (Y/T)

6. Bila Anda menunjuk pada sebuah mainan/apapun di sisi ruangan, apakah anak Anda melihat pada mainan/benda tersebut? (Y/T)

7. Apakah anak Anda pernah bermain "sandiwara" misalnya berpura-pura menyuapi boneka, berbicara di telepon, dan sebagainya? (Y/T)

Seorang anak berpeluang menyandang autis, jika minimal dua dari pertanyaan di atas dijawab Tidak. Konsultasikan hal ini kepada dokter ahli untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Sumber: The Modified Checklist for Autism in Toddlers

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Lima Faktor Penyebab Autisme

Kompas.com - Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak. Gejala yang tampak adalah gangguan dalam bidang perkembangan: perkembangan interaksi dua arah, perkembangan interaksi timbal balik, dan perkembangan perilaku.

Hingga saat ini kepastian mengenai autisme belum juga terpecahkan. Padahal, perkembangan jumlah anak autis sekarang ini kian mengkhawatirkan. Di Amerika Serikat, perbandingan anak autis dengan yang normal 1:150, sementara di Inggris 1:100. Indonesia belum punya data akurat mengenai itu.

Para ilmuwan menyebutkan autisme terjadi karena kombinasi berbagai faktor, termasuk faktor genetik yang dipicu faktor lingkungan. Berikut adalah faktor-faktor yang diduga kuat mencetuskan autisme yang masih misterius ini.

1. Genetik

Ada bukti kuat yang menyatakan perubahan dalam gen berkontribusi pada terjadinya autisme. Menurut National Institute of Health, keluarga yang memiliki satu anak autisme memiliki peluang 1-20 kali lebih besar untuk melahirkan anak yang juga autisme.

Penelitian pada anak kembar menemukan, jika salah satu anak autis, kembarannya kemungkinan besar memiliki gangguan yang sama.

Secara umum para ahli mengidentifikasi 20 gen yang menyebabkan gangguan spektrum autisme. Gen tersebut berperan penting dalam perkembangan otak, pertumbuhan otak, dan cara sel-sel otak berkomunikasi.

2. Pestisida

Paparan pestisida yang tinggi juga dihubungkan dengan terjadinya autisme. Beberapa riset menemukan, pestisida akan mengganggu fungsi gen di sistem saraf pusat. Menurut Dr Alice Mao, profesor psikiatri, zat kimia dalam pestisida berdampak pada mereka yang punya bakat autisme.

3. Obat-obatan

Bayi yang terpapar obat-obatan tertentu ketika dalam kandungan memiliki risiko lebih besar mengalami autisme. Obat-obatan tersebut termasuk valproic dan thalidomide. Thalidomide adalah obat generasi lama yang dipakai untuk mengatasi gejala mual dan muntah selama kehamilan, kecemasan, serta insomnia.

Obat thalidomide sendiri di Amerika sudah dilarang beredar karena banyaknya laporan bayi yang lahir cacat. Namun, obat ini kini diresepkan untuk mengatasi gangguan kulit dan terapi kanker. Sementara itu, valproic acid adalah obat yang dipakai untuk penderita gangguan mood dan bipolar disorder.

4. Usia orangtua

Makin tua usia orangtua saat memiliki anak, makin tinggi risiko si anak menderita autisme. Penelitian yang dipublikasikan tahun 2010 menemukan, perempuan usia 40 tahun memiliki risiko 50 persen memiliki anak autisme dibandingkan dengan perempuan berusia 20-29 tahun.

"Memang belum diketahui dengan pasti hubungan usia orangtua dengan autisme. Namun, hal ini diduga karena terjadinya faktor mutasi gen," kata Alycia Halladay, Direktur Riset Studi Lingkungan Autism Speaks.

5. Perkembangan otak

Area tertentu di otak, termasuk serebal korteks dan cerebellum yang bertanggung jawab pada konsentrasi, pergerakan dan pengaturan mood, berkaitan dengan autisme. Ketidakseimbangan neurotransmiter, seperti dopamin dan serotonin, di otak juga dihubungkan dengan autisme.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Deteksi Anak Autis Cukup dengan Tes Urine

London, Mendeteksi anak autis tidaklah gampang. Si anak harus melewati tes psikologis yang panjang mulai dari interaksi sosial, komunikasi, uji keterampilan hingga tes fisik.

Tapi tak lama lagi, deteksi anak autis bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dengan hanya menguji beberapa tetes air seni seperti layaknya tes kehamilan.

Ilmuwan kini tengah menyempurnakan penggunaan tes urine untuk deteksi anak autis yang diharapkan sudah bisa diterapkan penggunaannya secara luas pada tahun 2015. Dari tes ini bisa diketahui 'ya' atau 'tidak' anak terkena autis.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Imperial College London dan University of South Australia ini, adalah terobosan baru yang sangat membantu penegakkan diagnosis autis dengan cara yang mudah.

Apalagi gejala autis sudah muncul sejak anak dilahirkan. Dengan adanya diagnosis lebih awal, pengobatan anak autis bisa dilakukan sejak dini sehingga orangtua bisa lebih tanggap mengobati anaknya.

Profesor Jeremy Nicholson dari Imperial College London mengatakan urine anak-anak autis mengandung bahan kimia yang berbeda. Temuan yang disebut 'sidik jari metabolisme urine' itu telah dilaporkan dalam Journal of Proteome Research.

Peneliti menemukan ada tiga kelompok sidik jari kimia yang berbeda. Kelompok itu adalah anak-anak bukan autis tapi punya saudara autis, anak-anak tanpa saudara autis dan anak-anak autis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan autisme memiliki bakteri yang berbeda dalam ususnya dibanding orang lain.

Orang dengan autisme biasanya mengalami masalah pencernaan yang berasal dari berbagai bakteri dalam usus. Ilmuwan mengatakan pemahaman tentang bakteri ini dapat membantu pengobatan untuk mengatasi masalah pencernaan anak autis.

Ilmuwan menyarankan perlunya pemahaman baru tentang bakteri karena bisa membantu mengembangkan pengobatan untuk mengatasi masalah pencernaan anak autis.

"Kami berharap temuan ini akan menjadi jalan untuk menciptakan tes urine sederhana dalam mendiagnosa autisme pada usia dini," kata Profesor Jeremy Nicholson, kepala Departemen Bedah dan Kanker di Imperial College London seperti dilansir dari FoxNews, Minggu (6/6/2010).

Sekitar 88 persen anak autis memiliki kondisi usus yang rusak atau dikenal dengan istilah autistic colistic. Hal ini menunjukkan bahwa masalah anak autis bukan hanya pada kepala tapi juga gangguan di bagian pencernaan.

Masalah utama dari autisme ada tiga yaitu otak, racun dan fungsi pencernaannya. Karena itu tidak ada pengobatan yang instan bagi anak autis, dan dibutuhkan kesabaran serta waktu yang panjang untuk terapinya.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

'Sihir' Kuda untuk Anak Autis

London, Salah satu ciri khas anak autis adalah tak bisa mempertahankan kontak mata dan susah berinteraksi. Tapi banyak anak autis yang justru bisa berinteraksi dengan hewan, salah satunya 'sihir' kuda. Anak autis sangat nyaman dengan hewan karena hewan tak pernah menghakiminya.

Dr Temple Grandin, profesor yang fokus pada masalah pengaruh autis terhadap hewan di Colorado State University, mengatakan hewan memang sering menjadi titik sambungan antara anak autis dan orang normal.

Tatapan mata si kuda dan gerakan tubuhnya begitu menarik perhatian anak autis. Seperti yang dialami Oak Saunders si anak autis.

Oak didiagnosa autis saat berusia 2,5 tahun. Di usia itu ia berhenti berbicara, mulai bergumam monoton, serta mudah takut dan marah.

Namun Oak bisa menyusun permainan Thomas the Tank Engine hingga tinggi meski tak bisa mempertahankan kontak mata. Sepertinya tak seorang pun bisa berhubungan dengannya, sampai ia bertemu dengan seekor kuda untuk pertama kalinya.

"Ketika seekor kuda bernama Stella mendengus padanya, ia menyentuh mantelnya dan mulai tersenyum,” ujar Rowen Saunders, seperti dilansir dari Telegraph, Selasa (20/4/2010).

Sang ibu, Rowen Isaacson mengamati hubungan dekat anaknya dengan kuda ketika berusia empat tahun. Menurut Rowen, anaknya senang berlari ke lapangan yang penuh kuda dan berhubungan sangat dekat dengan mereka.

Inilah yang membuat Rowen selalu bertanya-tanya, apakah hewan tersebut memiliki 'kunci' untuk masuk ke dunia anaknya yang bahkan ia pun tak bisa memasukinya.

Sang ibu percaya ada 'sesuatu' yang membuat anaknya antusias dengan kuda. Karena ingin membuktikan teorinya Rowen melakukan hal ekstrim dengan membawa anaknya ke sebuah pengembaraan kuda di Mongolia.

Kemudian si anak juga dimasukkan ke salah satu perkemahan kuda di Inggris. Sungguh menakjubkan selama 2 minggu berinteraksi dengan kuda, si anak bisa menggunakan toilet sendiri. Perbendaharaan katanya meningkat dari 3 hingga 10 kata pada minggu pertama, dan ia memiliki teman untuk pertama kalinya.

Pada minggu kedua, ia menguasai 20 kata-kata baru, dan sekarang ia bisa menyisir rambut sendiri. "Ini adalah hal-hal kecil yang terasa seperti sebuah tonggak sejarah bagi kami," kata sang ibu.

Di perkemahan, orangtua dianjurkan untuk duduk di belakang anaknya di atas pelana kuda. Hal ini untuk melatih kerjasama dalam kemampuan verbal, dengan memberi perintah sederhana seperti 'siap, mantap, jalan!', tanpa tekanan tatap muka yang sulit bagi kebanyakan anak autis.

Menurut Profesor Grandin, setiap gerakan yang berulang, seperti berkuda, yang mengharuskan seseorang untuk terus-menerus mencari dan menyesuaikan keseimbangan, merangsang wilayah otak yang bertanggung jawab untuk belajar.

Namun sebagian besar orang masih menganggapnya aneh pengobatan autis seperti ini. Tapi Britain's National Autistic Society telah melihat adanya peningkatan pada anak autis tentang nilai terapi kuda dan anjing.

Banyak anak autis yang memang memiliki ikatan dengan hewan kesayangan. Seorang spesialis autis di Texas mengatakan anak-anak autis banyak yang dekat dengan anjing, kambing, kelinci, babi, ayam, tokek bahkan phyton.

Hewan-hewan itu dapat memainkan peran kunci dalam pencapaian anak autistik. Sentuhan sederhana yang tidak menghakimi yang diberikan hewan dapat membawa kenyamanan yang luar biasa dan membantu memecahkan hambatan komunikasi pada anak autis.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Risiko Epilepsi Pada Anak Autis

Jakarta, Salah satu keadaan yang sering dihubungkan dengan autisme adalah epilepsi. Penyandang autisme memiliki risiko lebih besar untuk mengalami epilepsi dibandingkan dengan anak yang tidak autisme.

Keterlibatan gangguan otak pada autisme telah dibuktikan dengan pemeriksaan terhadap anatomi dan struktur otak, pemeriksaan terhadap bahan kimia di otak dan berbagai pemeriksaan pencitraan (imaging). Namun tak ada satupun yang dianggap sebagai penyebab pasti dari autisme.

"Sebanyak 40 persen anak penyandang autisme juga mengalami epilepsi, sedangkan risiko pada anak bukan autisme hanya sekitar 1-2 persen saja. Sebaliknya anak yang mengalami epilepsi tertentu sering disertai dengan gejala autisme," ujar Dr Hardiono D Pusponegoro, SpA(K) dalam acara Expo Peduli Autisme 2010, di Gedung Sucofindo, Jakarta, Sabtu (17/4/2010).

Dr Hardiono menambahkan kejang adalah perubahan sementara dan tidak terkontrol dari kesadaran, perilaku, aktivitas motorik, sensasi atau fungsi otonomnya. Hal ini disebabkan oleh aktivitas listrik sel saraf di otak yang berlebihan. Jika kejang terjadi lebih dari 15 menit dianggap sebagai kejang lama, sedangkan jika berlangsung lebih dari 30 menit disebut sebagai status epileptikus.

Anak dengan beberapa keadaan khusus misalnya tuberous sclerosis, rubella congenital, sindrom Down, sindrom Landau Kleffner dan electrical status epilepticus during slow-sleep dapat mengalami autisme dan epilepsi secara bersama-sama.

Seorang anak yang mengalai kejang tanpa demam untuk pertama kalinya disebut sebagai first unprovoked seizure. Sebanyak 20 persen anak yang mengalami kejang ini akan mengalami kejang kembali. Jika sudah dua kali mengalami kejang tanpa sebab maka disebut sebagai epilepsi. Epilepsi bisa terlihat sebagai bangkitan kejang umum seluruh tubuh atau hanya satu sisi (parsial) tubuh saja.

Bila seorang anak mengalami kejang tanpa sebab dua kali atau lebih, maka biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan electroencephalography (EEG). Berdasarkan pemeriksaan ini dapat diketahui aktivitas listrik sel saraf otak. Karena pemeriksaan EEG dilakukan saat anak sedang tidak terkena serangan, maka sebanyak 10-20 persen anak menunjukkan hasil EEG yang normal.

"Pemeriksaan EEG tidak dilakukan secara rutin pada anak penyandang autisme. EEG hanya bermanfaat jika anak mengalami epilepsi atau kemunduran (regresi). Dan juga tidak ada bukti bahwa kelainan EEG tanpa kejang bisa memperburuk gejala autisme," tambahnya.

Suatu penelitian jangka panjang dilakukan terhadap 108 anak penyandang autisme, didapatkan pada usia 17-40 tahun sekitar 38 persennya mengalami epilepsi. Epilepsi lebih sering ditemui pada penyandang autisme yang disebabkan oleh penyebab medis jelas, serta kejang pertama paling sering terjadi saat usia 3-7 tahun.

"Serangan yang paling sering dialami oleh anak autis adalah absence, yaitu serangan bengong secara tiba-tiba dan terjadi belasan kali dalam sehari. Kondisi ini mudah untuk diobati," ujar dokter dari divisi saraf anak departemen ilmu kesehatan anak FKUI.

Dr Hardiono menuturkan anak autis banyak yang menunjukkan perilaku hiperaktif dan gangguan perilaku lainnya, maka tidak semua obat bisa digunakan untuk anak penyandang autis dan harus memperhatikan kemungkinan efek samping dari pengobatan yang diberikan. Karena beberapa obat sering menyebabkan anak bertambah hiperaktif dan masalah perilaku lainnya.

"Tapi satu hal yang penting untuk diingat adalah jangan sekali-kali menghentikan obat epilepsi secara mendadak atau sendiri, karena dapat menyebabkan kejang yang lebih hebat dan sulit untuk diatasi," tambahnya.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Kenapa Anak Saya Kena Autis?

New Jersey, Orangtua yang punya anak autis sering dibayangi terus menerus oleh pertanyaan 'kenapa harus anak saya?'. Meski banyak kemungkinan seorang anak terkena autis, tapi banyak orang tua yang tidak terima anaknya menderita autis.

"Beberapa orang tua terus mencari tahu jawaban pertanyaan tersebut dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya, tapi mereka tetap tidak terima anaknya terkena autis," ujar Patricia Robinson,terapis ADHD, autis dan Asperger's sindrom seperti dilansir CNN, Senin (8/2/2010).

Maria Collazo dari New Jersey, orang tua dari bocah 5 tahun penderita autis mulai curiga pada anaknya setelah ia kesulitan mengambil benda dan mengucapkan kata pada umur 1 tahun.

Setelah tahu bahwa anaknya mengalami autis, Maria langsung melakukan browsing di internet, pergi ke perpustakaan, memesan buku dan menghabiskan waktu berjam-jam mengenai autis.

Ia mulai berpikir, apakah pekerjaannya yang selama berjam-jam di kantor, penggunaan Blackberry atau radiasi saat memeriksa kandungan yang membuatnya melahirkan anak dengan kondisi autis.

"Saya bertanya banyak hal pada diri sendiri. Apakah saya makan sesuatu yang tidak seharusnya? Apakah saya terkena paparan zat berbahaya selama hamil? Saya terus bertanya tapi saya tetap tidak tahu jawabannya. Rasanya seperti ada sesuatu yang membuat pikiran ini terus bertanya," tutur Maria.

Menurut Dr Judith Miles, professor pediatrik dan patologi, sangat wajar dan manusiawi jika seseorang ingin tahu kenapa sesuatu hal bisa terjadi. Tapi kebanyakan bertanya pada diri sendiri apalagi menyalahkan diri sendiri bisa membuat seseorang depresi.

"Mereka terus-terusan mencari tahu dan melihat ke belakang. Mereka juga terus menyalahkan dirinya sendiri, jangan-jangan kebiasaannya saat hamil adalah penyebabnya. Padahal tidak ada bukti kuat yang menunjukkannya," kata Dr Judith.

Mungkin harusnya saya tidak melakukan itu, mungkin harusnya saya tidak tinggal di daerah itu, mungkn harusnya saya tidak mengonsumsi makanan organik atau mungkin harusnya saya lebih banyak minum vitamin adalah pernyataan yang sering terlintas pada benak orang tua.

Dr Judith yang merupakan direktur biomedis dari the Thompson Center for Autism and Neurodevelopmental Disorders di University of Missouri menyebutkan, bahwa orang tua seharusnya bisa menerima anak yang telah dilahirkan ke dunia apapun kondisinya tanpa perlu memaksakan diri untuk tahu penyebab pastinya.

"Banyak orang tua yang terbangun tengah malam dan terus mencari tahu jawaban untuk teka-teki yang sebenarnya tidak perlu mereka cari tahu. Cukup menerimanya dengan lapang dada bisa menghilangkan pertanyaan yang terus menghantui tersebut," kata Dr Judith.

Autis merupakan gejala yang timbul karena adanya gangguan atau kelainan saraf pada otak seseorang. Diduga autis terjadi karena jembatan yang menghubungkan antara otak kanan dan otak kiri bermasalah atau terhambat.

Sampai saat ini belum ada satu penyebab yang pasti mengakibatkan anak autis. Namun faktor genetik, lingkungan yang terpapar merkuri atau logam berat, pestisida atau antibiotik yang berlebihan diduga sebagai penyebabnya.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Mendeteksi Autisme pada Bayi Usia Setahun

Kompas.com - Autisme juga disebut sebagai gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak, biasanya sudah menunjukkan gejala sebelum anak berusia tiga tahun. Bahkan, kini sudah dibuat metode skrining untuk bayi berusia satu tahun.

Metode skrining tersebut dikembangkan oleh tim dokter anak di San Diego, Amerika Serikat dan sudah diuji coba pada lebih dari 10.479 bayi berusia satu tahun. Para bayi tersebut merupakan pasien dari 137 dokter anak.

Menggunakan daftar pertanyaan sederhana yang bisa diselesaikan dalam waktu 5 tahun, orangtua atau pengasuh anak diminta menjawab seputar perilaku anak yang meliput ada tidaknya kontak mata, suara, kata-kata, gestur, pengenalan objel dan bentuk komunikasi lainnya.

Bayi-bayi yang dianggap tidak lulus tes itu alias menampakkan gejala autisme kemudian dirujuk ke San Diego Autism Center for Excellence untuk evaluasi lebih lanjut setiap 6 bulan hingga anak berusia 3 tahun. Dari 346 anak yang dirujuk, 184 anak mengikuti evaluasi lanjutan minimal dua sesi.

Secara umum, skrining yang dilakukan tersebut memiliki nilai prediksi mencapai 75 persen. Dari evaluasi yang dilakukan, 32 anak terdiagnosis autisme, 56 didiagnosa mengalami keterlambatan bicara, 9 anak menderita keterlambatan perkembangan dan 36 anak didiagnosa mengalami kelambatan perkembangan tipe lainnya.

Sementara itu anak-anak yang terdiagnosa autisme, mayoritas memulai terapi di usia 19 bulan yang sebenarnya sangat dini dibanding anak-anak lain. Seringkali orangtua baru membawa anak ke dokter saat anak sudah berusia tiga tahun dan itu artinya sudah terlambat.

"Program skrining ini sangat menjanjikan karena bisa diimplementasikan dan secara virtual tidak ada biaya. Metode skrining ini juga bisa dilakukan pada praktik klinik sehari-hari," tulis tim peneliti, Karen Pierce, asisten profesor ilmu syaraf dari UC San Diego.

"Ada bukti-bukti kuat bahwa terapi yang dilakukan lebih dini memiliki efek yang positif pada perkembangan otak. Itu sebabnya kesempatan untuk mendiagnosa dan memulai terapi pada saat anak berusia sekitar setahun sangat penting untuk meningkatkan potensi tumbuh kembang anak," katanya.

Gejala yang sangat menonjol dari autisme adalah sikap anak yang cenderung tidak memedulikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, seolah menolak berkomunikasi dan berinteraksi, serta seakan hidup dalam dunianya sendiri. Anak autistik juga mengalami kesulitan dalam memahami bahasa dan berkomunikasi secara verbal.

Autisme bisa terjadi kepada siapa saja, tidak mengenal etnis, bangsa, keadaan sosial ekonomi, dan keadaan intelektualitas orangtua. Perbandingan antara anak laki-laki dan perempuan yang mengalami gangguan autistik adalah 4:1. Kecerdasan anak-anak autis sangat bervariasi, dari yang sangat cerdas sampai yang sangat kurang cerdas.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Mengenalkan Seksualitas pada Anak Autis

JAKARTA, KOMPAS.com — Seperti halnya anak normal, anak-anak berkebutuhan khusus juga akan tumbuh dan berkembang menjadi remaja, mengalami pubertas, dan memiliki dorongan seksual. Namun, karena gangguan perkembangan dan komunikasi yang dialami, sering kali mereka tak memahami dorongan tersebut dan bagaimana mengendalikannya.

Misalnya saja yang dialami oleh Reza, sebut saja begitu, seorang remaja autis. Suatu hari saat sedang mengikuti kegiatan olahraga di sekolahnya tiba-tiba penisnya ereksi. Ia lantas menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Bingung dan malu dengan perubahan fisiknya, ia lalu memukul-mukul alat vitalnya.

Praktisi terapi perilaku, Dra Dini Oktaufik, menduga ada sesuatu yang memicu terjadinya ereksi pada Reza. "Saat sedang olahraga mungkin ada sesuatu yang memancing ereksinya. Oleh sebab itu, guru atau terapis harus bisa mencari trigger-nya," katanya dalam acara Seminar Autis yang diadakan oleh Masyarakat Peduli Autisme Indonesia (Mpati) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dini mencontohkan, ada muridnya yang juga sering ereksi saat buang air kecil di toilet. Ternyata setelah dicari tahu penyebabnya, si anak tersebut terbiasa diceboki oleh pengasuhnya setiap kali buang air kecil atau buang air besar.

Ia menyarankan agar jika kejadian itu terulang kembali, sebaiknya anak ditenangkan dan dialihkan konsentrasinya sehingga ereksinya menghilang. Akan lebih baik bila pemicunya bisa dihilangkan, misalnya, si anak diajarkan untuk mandiri ketika menggunakan toilet. "Penjelasan mengenai perubahan fisik dan hormonal yang dialaminya bisa saja dijelaskan pada anak autis asalkan disesuaikan dengan tingkat pemahamannya," katanya.

Menurut Dini, dorongan seksual pada anak autis bisa datang lebih awal atau terlambat. Ketertarikan anak pada lawan jenis juga sudah dialami oleh Nurul (5), bukan nama sebenarnya, penyandang sindrom asperger. Menurut ibunya, kini putrinya itu selalu minta mandi bersama dengan ayahnya. "Kalau tidak dituruti ia akan ngamuk dan menjedotkan kepalanya ke tembok," katanya.

Meski Nurul tidak menyentuh bagian tubuh lawan jenis, namun ia sudah tertarik dengan alat vital yang dimiliki ayahnya. "Ia suka bertanya pada saya tentang alat vital ayahnya atau terkadang tentang payudara perempuan," katanya.

Untuk perilaku yang satu ini, Dini mengatakan agar anak yang sudah berusia lima tahun sebaiknya tidak dibiasakan untuk mandi bersama ayah atau ibunya. "Latihkan anak-anak untuk mandi sendiri dan ajarkan anak untuk tidak memegang-megang bagian tubuh orang lain," papar psikolog dari Yayasan Intervention Service for Autism and Developmental Delay ini.

Perilaku Nurul yang menjadi tantrum dan mengamuk jika tidak dituruti merupakan "senjatanya" agar keinginannya dituruti. "Sekali kita menuruti kemauannya, ia akan terus menggunakan strategi itu," katanya.

Dini mengatakan, pada dasarnya setiap anak remaja tertarik pada masalah seksual. Namun, remaja autis tidak punya pengetahuan yang cukup untuk mengerti tentang seks. "Anak-anak ini punya dorongan seksual, tapi kemandiriannya belum terbentuk," ujar Dini.

Oleh karena itu, Dini menyarankan pada orangtua dan terapis untuk lebih memfokuskan pengajaran pada kemandirian anak. "Latih anak menggunakan toilet sendiri, ajari tentang privacy dan rasa malu," sarannya.

Mengenai cara melatihnya, orangtua bisa menggunakan cara visual (dengan gambar), mengingat anak-anak autis adalah seorang visual thinker. Berikan penjelasan berdasarkan tingkat pemahaman anak dan lakukan dengan positif.

"Anak jangan ditakut-takuti, misalnya, dengan mengatakan penisnya akan meledak kalau terus dipegang-pegang. Nanti kalau tak sengaja ia memegang, ia akan terus berkonsentrasi pada penis yang meledak," ujarnya.

Orangtua juga bisa membuatkan materi social stories yang dibaca bersama anak. Misalnya, saat ada orang lain menyentuh bagian tubuhnya, ia harus bersikap tenang dan meminta orang itu tidak melakukannya. Ajari juga anak untuk minta pertolongan orang dewasa jika ada orang mengganggunya.

Kegiatan bermain peran (role plays) juga bisa menjadi metode mengajar anak. "Misalnya ajari anak sikap berdiri yang tepat, jaraknya dengan orang lain dan bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh dipandang," katanya.

Cermati pula perilaku seksual anak. Jika perilaku anak negatif, beri konsekuensi negatif. "Jangan perilaku buruk anak, misalnya menyentuhkan alat kelaminnya, ditertawai. Itu malah akan membawa konsekuensi positif dan perilakunya akan menetap," katanya.

Bila anak berperilaku baik, orangtua boleh memberikan reward berupa pujian atau hadiah kecil. Mengenai hal ini, Dini berpesan agar sistem pemberiannya harus benar, tidak berupa iming-iming, sehingga hadiah hanya akan diberikan bila perilaku si anak positif.

Yang terpenting, jangan terlalu banyak memberi nasihat verbal pada anak autis karena tidak akan diproses oleh mereka. "Anak autis lebih menyerap secara visual. Daripada mengomel panjang lebar jika anak memegang penisnya, lebih baik tanpa banyak bicara singkirkan tangan anak dari celananya atau alihkan perhatiannya pada hal lain," katanya.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel