SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Terapi Untuk Gangguan Pernapasan


Pernafasan adalah suatu kebutuhan yang sangat pokok bagi kehidupan. Pernafasan juga menjadi kebutuhan yang hakiki. Adapula masalah yang terjadi oleh pernafasan. Oleh sebab itu manusia sangat membutuhkan sistem pernafasan yang sehat. Adapula penyakit yang disebabkan oleh pernafasan juga dapat menjadi momok yang menakutkan, karna sistem pernafasan yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit kronis atau bahkan mematikan. Oleh karena itu manusia wajib menjaga kesehatan tubuh yang mencangkup segala aspek terutama pernafasan.
Terapi gangguan pernafasan

1. Hidung berdarah, hidung kering
Pijat dengan jari telunjuk dan jari tengah disisi kanan dan kiri hidung. Dengan arah dari bawah keatas. Tepatnya pertemuan sudut alis mata dipijat 5 detik, sebanyak 10 kali dengan tekanan yang sama. Gangguan ini biasanya disebabkan perubahan cuaca, suhu, dan jatuh.
2. Pilek ( Flu )
Pijat ujung kaki sampai pundak secara santai. Untuk bahu dan pundak pijat dan tarik agar keras. Begitu juga punggung dan tulang belikat, pijat tarisk dan cubit.Bagian pundak keatas dipijat dengan sepuluh jari dan jangan meremas atau menarik rambut.
3. Sulit menelan
Apabila sulit menelan coba pijat kuku ibu jari tangan kuat-kuat selama 5 detik sebanyak 3 kali.
4. Sesak nafas
Pijat tarik jari telunjuk dan jari tengah dengan menjepit telunjuk dan jari tengah bergantian. Pijat ujung jari secara kuat 10 kali. Untuk perawatan pernafasan lakukan pijat diatas setiap hari, terutama agar terhindar dari sesak nafas ( emfisema ).

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tidak ada komentar: