SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Askep pada klien dengan miokarditis


            Pengertian
Miocarditis adalah peradangan pada otot jantung atau miokardium. hal ini disebabkan oleh penyakit-penyakit infeksi, akan tetapi dapat sebagai akibat reaksi alergi terhadap obat-obatan dan efek toxin bahan-bahan kimia dan radiasi (FKUI, 1996). Miocarditis adalah peradangan dinding otot jantung yang disebabkan oleh infeksi atau penyebab lain sampai yang tidak diketahui (idiopatik) (Dorland, 2002). Miokarditis adalah inflamasi fokal atau menyebar dari otot jantung (miokardium) (Doenges, 1999). Indrus Alwi dalam Buku Ilmu Penyakit Dalam,2009 mengatakan miokarditis adalah penyakit inflamasi pada miokard yang bisa disebabkan karena infeksi akut atau respon autoimun pasca infeksi viral.
Pada sebagian besar, miokarditis tidak dapat diduga karena disfungsi jantung bersifat subklinis, asimtomatik dan sembuh sendiri (self limited) oleh karena miokarditis asimtomatik, maka data epidemiologi yang ada berasal dari penelitian pasca mortem. Pada pemeriksaan pasca mortem miokarditis ditemukan sekitar 1-9%, sehingga dapat diduga miokarditis adalah penyebab utama kematian.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa miocarditis adalah peradangan/inflamasi otot jantung  yang disebabkan oleh berbagai penyebab, terutama agen-agen infeksi yang dapat berakibat fatal bagi si penderita. 

Etiologi

Umumnya miokarditis ini disebabkan oleh penyakit akan tetapi dapat juga disebabkan oleh sebagai akibat reaksi alergi terhadap obat-obatan serta efek toksik bahan-bahan kimia radiasi dan infeksi.
Pada miokarditis karena difteri yaitu kerusakan miokardium disebabkan toksik yang dikeluarkan hasil mikrobakteri. Toksin akan menghambat sintesis protein dan secara mikroskopis akan didapatkan miosit dengan infiltrasi lemak serat otot mengalami nekrosis hialin.
            Beberapa organism dapat menyerang dinding arteri kecil, terutama pada arteri koronaria intramuskuler yang akan memberikan reaksi radang perivaskuler miokardium. Hal ini dsebabkan oleh pseudomonas serta beberapa jenis jamur seperti aspergilus dan kandida. Sebagian kecil mikroorganisme menyerang langsung terhadap sel-sel miokardium yang menyebabkan reaksi radang.
            Miokarditis biasanya diakibatkan oleh proses infeksi, infeksi, terutama oleh virus, bakteri, jamur, parasit, protozoa, dan spirozeta atau dapat juga disebabkan oleh keadaan hipersensitifitas seperti demam rematik.

Patofisiologi

Jantung merupakan organ otot. Bila serabut otot sehat, jantung dapat berfungsi dengan baik, jika ada cedera katup yang berat; dan serabut otot rusak maka hidup dapat terancam. Miokarditis dapat menyebabkan dilatasi jantung, thrombus dalam dinding jantung, infiltrasi sel darah yang beredar disekitar pembuluh koroner, serabut otot dan degenerasi serabut otot itu sendiri.
Kerusakan miokard oleh kuman-kuman infeksius ini dengan melalui tiga mekanisme dasar :
  • Invasi langsung ke miokard.
  • Proses imunologis terhadap miokard.
  • Mengeluarkan toksin yang merusak miokard.
Proses miokarditis viral ada 2 tahap :
  1. Fase akut berlangsung kira-kira satu minggu, dimana terjadi invasi virus ke miokard, replikasi virus dan lisis sel. Kemudian terbentuk neutralizing antibody dan virus akan dibersihkan atau dikurangi jumlahnya dengan bantuan makrofag dan natural killer cell (sel NK).
  2. Pada fase berikutnya miokard diinfiltrasi oleh sel-sel radang dan system immune akan diaktifkan antara lain dengan terbentuknya antibody terhadap miokard, akibat perubahan permukaan sel yang terpajan oleh virus. Fase ini berlangsung beberapa minggu sampai beberapa bulan dan diikuti kerusakan miokard dari yang minimal sampai yang berat (FKUI, 1999).
Tanda dan Gejala 

Menurut DEPKES, 1993 tanda dan gejala miokarditis adalah :
Menggigil, demam, anoreksia, nyeri dada, dispnea dan disritmia, tamponade ferikardial/kompresi (pada efusi perikardial).
Menurut Griffith, 1994 tanda dan gejala yang timbul pada klien dengan miokarditis :
Letih, napas pendek (cepat dan sesak), detak jantung tidak teratur, demam,dan gejala-gejala lain karena gangguan yang mendasarinya. 

Manifestasi Klinis
Manifestasi klinis pada miokarditis yaitu sebagai berikut :
  1. Tergantung pada jenis infeksi dan kerusakan jantung.
  2. Gejala ringan atau tidak sama sekali
  3. Sering mengalami kelalahan dan dipsnea, bedebar-debar, 
  4. Merasa tidak nyaman di dada dan perut atas
  5. Terdapat bunyi jantung tambahan, gallop ventrikel dan mungkin pembesaran jantung.
Penatalaksanaan

Penanganan pada pasien dengan Miokarditis adalah :
Pasien diberi pengobatan khusus terhadap penyebab yang mendasari (penisilin untuk streptokokus hemolitikus).
Pasien dibaringkan ditempat tidur untuk mengurangi beban jantung. Berbaring juga membantu mengurangi kerusakan miokardial residual dan komplikasi miokarditis.
Fungsi jantung dan suhu tubuh harus selalu dievaluasi.
Bila terjadi gagal jantung kongestiv harus diberikan obat untuk memperlambat frekuensi jantung dan meningkatkan kekuatan kontraksi.

Komplikasi
Komplikasi yang mugkin muncul jika terkena Miokarditis adalah :
  • Kardiomiopati
  • Payah jantung kongresif
  • Efusi pericardial
  • AV block total
  • Trobi kardiak
  • Gagal jantung
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN MIOKARDITIS Selengkapnya dapat anda Download disini
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tidak ada komentar: