SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Mencegah Preeklamsi Dengan Makanan Tinggi Serat

Mencegah Preeklamsi Dengan Makanan Tinggi Serat
Makanan Berserat
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Mencegah Preeklamsi Dengan Makanan Tinggi Serat Makanan berserat bagi ibu hamil ternyata bisa berarti sangat penting. Menambah asupan serat dalam menu makanan sehari-hari terbukti dapat menurunkan risiko mengidap preeklamsia.

Sebuah riset yang dimuat American Journal of Hypertension menunjukkan, wanita hamil yang meningkatkan asupan seratnya sebanyak 5 gram sehari—setara dengan 2 helai roti gandum murni—mengalami penurunan risiko preeklamsia sekitar 14 persen.

Dr Chunfang Qiu dan timnya dari Swedish Medical Center di Seattle, Washington, melaporkan hasil temuan bahwa tingginya asupan serat sebelum dan selama awal kehamilan dapat menurunkan risiko preeklamsia secara signifikan di antara 1.538 wanita hamil yang mereka pantau.

Qiu mengumpulkan data tentang asupan serat dalam kurun 3 bulan sebelum dan selama awal kehamilan dari para partisipan yang kehamilannya tidak mengalami komplikasi. Selama riset, tercatat 64 partisipan mengidap preeklamsia.

Mencegah preeklamsi dengan makanan tinggi serat. Dari hasil analisis terungkap, wanita yang mengonsumsi sedikitnya  21,2 gram serat per hari risikonya 67 persen lebih rendah mengidap preeklamsia dibanding mereka yang asupan seratnya kurang dari 11,9 gram sehari.  Peneliti mencatat bahwa setiap penambahan  5 gram asupan serat dalam sehari berarti dapat menurunkan risiko preeklamsia  hingga 14 persen.

Perhitungan ini diambil setelah peneliti mempertimbangkan faktor lainnya yang berpotensi memicu preeklamsia seperti asupan energi total, usia kehamilan, ras/etnis, jumlah kehamilan, dan berat badan sebelum kehamilan. Selain itu, wanita yang asupan seratnya paling tinggi kadar trigliseridanya tercatat 12 poin lebih rendah dan kadar HDL-nya (kolesterol baik) 2,6 poin lebih tinggi dibanding wanita yang asupan seratnya rendah.

Preeklamsia merupakan suatu  kondisi berbahaya pada wanita hamil dan penyebab utama kelahiran prematur. Preeklamsia ditandai dengan peningkatan tekanan darah, pembengkakan pada wajah dan tumit,  serta adanya protein dalam urine. Preeklamsia dialami satu dari 10 wanita hamil. Bayi dari ibu yang mengalami preeklamsia kebanyakan lahir prematur dan terganggu perkembangannya - Mencegah Preeklamsi Dengan Makanan Tinggi Serat.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Agar Tetap Sehat Bayi Membutuhkan Bakteri

Agar Tetap Sehat Bayi Membutuhkan Bakteri
Bayi Sehat
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Agar Tetap Sehat Bayi Membutuhkan Bakteri - Kehadiran buah hati yang sehat dan cerdas merupakan dambaan para orang tua . Sayangnya, proses tumbuh kembang si kecil kerapkali terganggu oleh berbagai masalah kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang banyak diderita bayi dan anak-anak berusia di bawah lima tahun adalah diare dan alergi.

Cut Fabiayya, misalnya, menderita alergi dan mencret saat baru berusia lebih dari satu bulan. Bagian pipinya ruam merah. Ia juga mencret berulang kali dalam sehari. Padahal, begitu pulang dari rumah sakit, ia mendapat air susu ibu (ASI) secara eksklusif dari ibunya.

Setelah diperiksa dokter, ternyata ia menderita alergi. Bakat alergi itu berasal dari kedua orang tuanya yang menderita asma. Penyebabnya, selama menyusui, ibunya mengonsumsi susu untuk ibu menyusui dan beberapa jenis makanan yang berpotensi menimbulkan alergi. Untuk mengurangi risiko alergi, selama menyusui, Rifsia, ibu dari Cut Fabiayya, lalu pantang makan ikan laut, kacang tanah, dan telur.

Hal serupa juga dialami Raka Pratama saat menginjak usia lima bulan. Karena sampai dua hari setelah lahir ASI ibunya belum keluar, Raka kemudian diberi susu formula. Beberapa hari kemudian, ia menderita panas tinggi, kulitnya kemerahan terutama di bagian muka, kaki dan badan. Setelah diberi antibiotik, Raka malah mencret sampai 15 kali dalam sehari, tinja yang keluar berlendir dan bercampur dengan sedikit darah, dan pada tubuhnya keluar bercak-bercak merah.

Karena ibunya memiliki riwayat menderita asma, dokter mulai mencurigai adanya gejala alergi susu sapi sehingga disarankan agar susu formula yang biasa dikonsumsi Raka diganti dengan susu formula berbahan dasar kedelai. Setelah diobati dan berganti jenis susu, diarenya cepat sembuh. "Bercak kemerahan pada kulit Raka juga hilang," kata Ny Titin, nenek dari Raka yang sehari-hari tinggal di Ciledug, Tangerang.

Awal kelahiran

Masalah diare dan reaksi alergi dialami bayi-bayi dan kelompok anak berusia di bawah lima tahun di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Bila tidak segera diatasi, bayi dan anak balita yang menderita diare dan alergi akan terganggu proses tumbuh kembangnya pada periode emas pertumbuhan.

Hasil penelitian yang dilakukan Prof Bengt Björkstén dari Institut Karolinska Swedia Björksté n pada tahun 2001 membuktikan, bayi-bayi penderita alergi terbukti mempunyai lebih sedikit Bifidobakteria pada feses atau tinja hingga mereka berusia lima tahun. Sejumlah riset dalam 10 tahun terakhir juga membuktikan perbedaan mencolok komposisi mikrobiota bayi sehat dan alergi di negara-negara dengan prevalensi alergi rendah dan tinggi.

Menurut Bengt Björkstén, pengaruh kondisi awal kelahiran, termasuk cara kelahiran dan penggunaan antibiotik, mempunyai efek sangat besar terhadap pola mikroflora (jasad renik berukuran kecil seperti bakteri dan jamur) saluran cerna. Mikroflora itu sangat penting untuk merangsang sistem daya tahan tubuh dalam kondisi normal, ujarnya menegaskan.

Hasil penelitian (Gronlund et al, Clin Exp Allergy 1999) memperlihatkan, keberadaan bakteri menguntungkan seperti Bifidobakteria pada bayi yang lahir cesar akan tertunda, dan dibutuhkan waktu hingga 6 bulan untuk menyamai bayi yang lahir normal. Oleh karena, bayi yang lahir cesar akan steril dari bakteri baik saat dilahirkan, sedangkan bayi lahir normal telah terpapar bakteri ketika dilahirkan.

Padahal bakteri baik seperti Bifidobakteria (kelompok bakteri menguntungkan atau probiotik di saluran cerna) yang diperoleh pada periode awal kelahiran, diperlukan untuk mengenali dan membentuk toleransi terhadap zat-zat asing yang masuk ke tubuh. Dominasi Bifidobakteria dalam saluran cerna terbukti dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen sehingga bisa membantu kekebalan lokal di daerah pencernaan pada bayi.

"Pentingnya peranan bakteri menguntungkan ini menjelaskan mengapa bayi yang dilahirkan secara cesar dilaporkan memiliki angka kejadian alergi dan infeksi yang lebih tinggi," kata Kepala Divisi Gastrohepatologi Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo Prof Agus Firmansyah.

Probiotik

Sejumlah penelitian secara klinis menunjukkan, pemakaian beberapa jenis probiotik memberi efek sedang untuk mengatasi eksim pada bayi . Hal ini menarik untuk mengetahui potensi pencegahan alergi dengan mempengaruhi mikroflora saluran cerna melalui pemberian probiotik mikroorganisme non patogen yang memberi manfaat bagi yang mengonsumsinyapada bayi. "Tidak semua bakteri adalah probiotik," ujar Björksté n.

Penggunaan mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesehatan telah digunakan sejak lama dan telah terbukti keamanan penggunaan probiotik, bahkan pada bayi dan subjek yang daya tahannya agak lemah. Air susu ibu merupakan sumber alami probiotik. Ini menunjukkan pentingnya peranan probiotik sejak awal kelahiran. Bayi lahir normal yang diberi ASI akan makin sehat karena bakteri probiotik mendominasi mikrobiota saluran cerna, kata Agus.

Maka dari itu, beberapa tahun belakangan ini bakteri probiotik mulai diberikan kepada bayi dan balita dengan memperhatikan aspek keamanan. Hanya preparat probiotik yang sudah diuji secara intensif dan terbukti aman yang boleh diberikan. Probiotik Bifidobacterium lactis merupakan salah satu probiotik yang dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan Amerika Serikat atau US-FDA, ujar Björkstén.

Sebagian besar riset tentang probiotik untuk anak-anak difokuskan pada pencegahan diare, kolik intoleransi laktosa, baru kemudian alergi. Pada tahun 1994, Saavedra dkk melaporkan penurunan drastis angka kejadian diare pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit yang diberi probiotik dibandingkan kelompok yang tidak memperoleh probiotik.

Sejauh ini, ada empat penelitian terkontrol menggunakan plasebo yang memberi kan probiotik pada bayi usia 6-12 bulan. Tiga penelitian itu memperlihatkan pengurangan eksim pada anak-anak itu. Hasil temuan itu akan mendorong lebih banyak penelitian lanjutan untuk membuktikan bahwa pemberian probiotik akan mengurangi angka kejadian a lergi pada saluran napas di masa kanak-kanak.

Penyakit alergi itu bersifat kompleks dan penyebabnya multifaktorial. Probiotik telah diteliti untuk membantu mengurangi risiko munculnya reaksi alergi pada bayi. Penelitian itu masih berada di tahap awal dan hasilnya cukup menggembirakan yaitu muncul efek perlindungan signifikan dari probiotik untuk mencegah timbulnya atopik dermatitis .

"Memahami ekologi mikroba membuka cara baru untuk pencegahan dan terapi," kata Björkstén. Bersahabat dengan kelompok bakteri baik diharapkan bisa mengurangi risiko diare dan alergi pada bayi dan balita yang pada akhirnya akan mengoptimalkan tumbuh kembang sang buah hati - Agar Tetap Sehat Bayi Membutuhkan Bakteri.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Mencegah Diare Anak Dengan Probiotik

Mencegah Diare Anak Dengan Probiotik
Anak Diare
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Mencegah Diare Anak Dengan Probiotik - Kajian mengenai manfaat probiotik terus dilakukan para ahli. Dalam sebuah riset terbaru, para ilmuwan menemukan manfaat bakteri baik ini pada anak-anak, yakni mengurangi lamanya penyakit diare dan mencegah diare akibat penggunaan antibiotik.

Penelitian yang dimuat dalam laporan American Academy of Pediatrics ini disimpulkan dari beberapa riset berkualitas. Kendati demikian para ahli mengatakan belum ada bukti kuat untuk menyarankan penggunaan susu formula yang mengandung probiotik. Probiotik juga tidak disarankan untuk anak yang menderita penyakit berat.

Selama ini produsen makanan dan minuman probiotik selalu mengklaim produk mereka menyehatkan sistem pencernaan dan meningkatkan sistem imun. Padahal, belum ada riset yang bisa membuktikan secara akurat klaim-klaim tersebut.

Mencegah diare anak dengan probiotik. Dalam penelitian terbaru ini anak yang diberi probiotik sejak awal menderita diare akibat infeksi virus memang sembuh lebih cepat. Probiotik juga bisa mencegah diare pada anak-anak yang minum antibiotik.

Akan tetapi anak-anak yang menderita penyakit gangguan kekebalan tubuh atau memakai kateter tidak disarankan mengonsumsi probiotik karena bisa menimbulkan infeksi serius.

Dr.Tod Cooperman, peneliti yang melakukan studi mengenai probiotik, menyebutkan yang harus diperhatikan adalah probiotik baru memberikan manfaat jika dikonsumsi dalam keadaan hidup.

"Harus diketahui bahwa organisme dalam probiotik, baik suplemen atau makanan dan minuman, sering kali sudah mati bahkan sebelum produk itu diberi label," katanya.

Dalam penelitian yang dilakukannya, produk makanan dan minuman probitok untuk anak hanya mengandung 7-21 persen probiotik dari jumlah yang disebut dalam label. Agar bakteri tetap hidup, produk harus disimpan di tempat yang terlindung dari panas, cahaya dan kelembaban - Mencegah Diare Anak Dengan Probiotik.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Keberadaan Bakteri Mempengaruhi Kesehatan Usus

Keberaan Bakteri Mempengaruhi Kesehatan Usus
Bakteri
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Keberadaan Bakteri Mempengaruhi Kesehatan Usus - Dalam tubuh yang sehat, terdapat usus yang sehat. Demikian bapak kedokteran modern, Hipocrates, menyebutkan. Perkembangan ilmu pengetahuan membuktikan hal tersebut karena sistem pencernaan yang sehat akan memperkuat sistem imun tubuh yang akhirnya melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Salah satu kunci untuk menjaga kesehatan usus adalah dengan menyeimbangkan flora di usus. "Ada sekitar 100 triliun penghuni usus yang berfungsi untuk metabolisme bahan-bahan di usus agar kita sehat. Ketidakseimbangan flora usus ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan," urai Prof.dr.Aziz Rani, Sp.PD-KGEH, ketua divisi gastroenterologi departemen penyakit dalam Fakultas Kedokteran Indonesia.

Ketika lahir, saluran cerna manusia dalam keadaan steril. Hadiah pertama yang diberikan seorang ibu kepada bayinya adalah bakteri baik, melalui jalan lahir apabila dilahirkan secara normal. Bila dilahirkan lewat operasi caesar, maka bakteri yang berada di ruang operasi segera berdomisili di dalam saluran cerna.

Demikian juga bayi yang mendapatkan ASI, saluran cernanya lebih banyak didominasi oleh Bifidobacteria karena dalam ASI terkandung berbagai senyawa pendukung pertumbuhan bakteri baik yang dikenal sebagai prebiotik.

Semakin kompleks makanan yang diasup manusia, makin beragam bakteri yang menjadi penghuni usus. Ini membentuk suatu komunitas tersendiri yang jumlahnya bisa mencapai triliunan bakteri. "Bahkan pada manusia jumlahnya melebih sel yang ada di tubuh manusia," kata Aziz.

Jenis bakteri yang ada dalam usus manusia berbeda-beda tergantung pada faktor lingkungan, metode persalinan, pemberian ASI, hingga jenis makanan yang dikonsumsi. "Meski sama-sama di Asia, bisa jadi bakteri di usus orang Indonesia berbeda dengan bakteri di usus orang Thailand," katanya.

Selain bakteri baik, usus manusia juga dihuni oleh bakteri patogen atau penyebab penyakit. "Bila terjadi harmoni atau keseimbangan tubuh kita akan tetap sehat," paparnya dalam acara media edukasi Kesehatan Pencernaan: Awal Hidup Sehat di Jakarta (25/5).

Akan tetapi keseimbangan tersebut bisa terganggu oleh gaya hidup manusia itu sendiri. Stres, makanan tinggi lemak, polusi, atau obat-obatan seperti antibiotik, bisa mengganggu ekologi mikro di saluran cerna. Hal ini tentu berdampak negatif pada kesehatan.

Keberadaan bakteri mempengaruhi kesehatan usus. Keseimbangan mikroba di saluran cerna bisa dijaga dengan pola hidup yang sehat. Mengonsumsi makanan tinggi serat, aktivitas fisik, serta mengasup probiotik bisa meningkatkan jumlah bakteri baik di usus.

"Probiotik adalah bakteri hidup yang ditambahkan pada makanan dan mempunyai efek menguntungkan dengan meningkatkan kesehatan flora usus," kata dr.Herry Djagat Purnomo, Sp.PD-KGEH, ketua kelompok kerja probiotik perkumpulan gastroenterologi Indonesia.

Menurut riset yang ada, probiotik memerankan peran yang penting pada kesehatan pencernaan. Fungsi probiotik bermacam-macam tergantung jenisnya. Ada yang membantu penyerapan nutrisi, ada yang dapat memproduksi vitamin, ada yang membantu melawan pertumbuhan bakteri jahat, ada juga yang berperan dalam mempercepat waktu transit makanan di usus sehingga mencegah sembelit.

Probiotik bisa didapatkan dari jamur tempe, bawang, pisang, asparagus, atau yogurt. Namun, menurut Herry untuk bisa disebut probiotik harus ada syarat yang harus dipenuhi, antara lain dapat mencapai usus dalam keadaan hidup dan dalam jumlah banyak - Keberadaan Bakteri Mempengaruhi Kesehatan Usus.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Manfaat Probiotik Saat Masa Kehamilan dan Menyusui

Manfaat Probiotik Saat Masa Kehamilan dan Menyusui
Masa Menyusui
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Manfaat Probiotik Saat Masa Kehamilan dan Menyusui - Kehamilan dan menyusui adalah dua proses paling penting yang dapat menentukan kesehatan bayi. Hasil kajian ilmiah terbaru menunjukkan bahwa pemberian probiotik selama masa kehamilan dan menyusui dapat mempromosikan atau meningkatkan sistem kekebalan pada bayi.

"Alergi dan eksim adalah dua masalah kesehatan yang sering dialami oleh bayi baru lahir. Dengan probiotik, daya tahan tubuh akan meningkat dan mengurangi risiko berkembangnya penyakit tersebut," kata Erika Isolauri, MD, D. Med. Sci, pakar ilmu kesehatan bayi dari Universitas Turku, Finlandia dalam acara temu media, Selasa, (13/3/2012), di Jakarta..

Erika menerangkan, ketika seorang ibu mengonsumsi probiotik selama kehamilan dan menyusui, maka akan merangsang tubuh memproduksi immunoglobulin A (sistem komponen kekebalan yang membantu mempertahankan tubuh terhadap alergen) yang ditransfer ke bayi melalui darah atau ASI.
Hal ini berarti, ibu akan memberikan bayinya sistem kekebalan tubuh yang diperlukan untuk melawan risiko alergi dan eksim selama dua tahun pertama. Eksim adalah suatu kondisi kulit yang ditandai dengan gatal parah, sering dengan kemerahan dan pengelupasan.

"Manfaat lainnya, probiotik juga membantu menyehatkan keseimbangan mikrobiota usus sejak dini, sehingga dapat dijadikan cara untuk mengontrol kenaikan berat badan yang berlebihan," jelasnya.

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang mirip dengan mikroorganisme menguntungkan yang ditemukan secara alami dalam usus manusia. Erika mengungkapkan, probiotik bisa didapatkan dalam bentuk produk makanan yang diperkaya dengan bakteri seperti Lactobacillus rhamnosus dan Bifidobacterium.

Melahirkan caesar, bayi kurang probiotik
Sementara itu Prof.DR.Dr.med Ali Baziad Sp.OG (K) dari Brawijaya Hospital mengatakan, populasi mikrobiota di dalam usus bayi sangat dipengaruhi oleh faktor genetik, cara persalinan, lingkungan saat kelahiran, dan pola atau kebiasaan pemberian makanan.

Menurut Ali, untuk ibu hamil yang memilih persalinan dengan cara caesar, bayi mereka akan cenderung memiliki sedikit kandungan probiotik di dalam tubuhnya. Di samping itu, berat badan yang berlebihan dan penggunaan antibiotik yang terlampau sering juga dapat menurunkan supplay bakteri baik dari ibu ke bayi.

"Kebanyakan ibu sekarang maunya lahir caesar. Padahal kalau lahir caesar bayi kurang mendapatkan probiotik. Akibatnya risiko bayi menderita asma, infeksi, dan alergi akan meningkat," ucapnya.

Ali menerangkan, pada bayi yang lahir dengan cara normal, bayi akan terpapar lebih banyak probiotik karena kontak dengan usus ibu berlangsung cukup lama. Selain itu, ketika bayi melewati vagina, ia juga akan terpapar kuman sehat yang ada di vagina ibunya.

"Oleh karena itu, jangan sering-sering cuci vagina, misalnya pake daun sirih dan atau bahan lainnya, karena kuman sehat bisa mati," terangnya.

Lebih lanjut Ali mengimbau agar para ibu menyusui tidak malas dalam memberikan ASI kepada bayi mereka karena ASI mengandung probiotik dan prebiotik (oligosakrida) alami yang sangat dibutuhkan oleh bayi. ASI kaya akan kandungan bioaktif, memberikan tidak hanya perlindungan pasif, namun juga secara aktif menstimulasi perkembangan sistem imun bayi - Manfaat Probiotik Saat Masa Kehamilan dan Menyusui.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Manfaat Buah Stroberi Untuk Kesehatan Otak

Manfaat Buah Stroberi Untuk Kesehatan Otak
Manfaat Stroberi
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Manfaat Buah Stroberi Untuk Kesehatan Otak - Buah bluberi dan stroberi patut menjadi pilihan terbaik untuk makanan otak Anda. Sebuah studi teranyar menunjukkan bahwa makanan yang mengandung kadar flavonoid tinggi (stroberi, bluberi dan produk beri lainnya) dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif otak.

Penelitian yang diterbitkan  jurnal Annals of Neurology menemukan bahwa wanita yang makan satu porsi atau lebih bluberi atau dua porsi atau lebih stroberi seminggu bisa menunda penuaan kognitif pada otak hingga 2,5 tahun, ketimbang dengan mereka yang makan sedikit atau tidak makan produk beri sama sekali.

Dalam temuannya, peneliti melibatkan 16.010 wanita yang ikut bagian dalam Nurse Health Study. Dalam kajiannya, peneliti telah mencatat pola makan semua wanita sejak tahun 1980, dan mengukur fungsi mental partisipan pada usia 70 tahun atau lebih dan yang tidak mengidap stroke antara tahun 1995 dan 2001.

Manfaat buah stroberi untuk kesehatan otak. Peneliti mengukur fungsi kognitif peserta selama wawancara lewat telepon yang dilakukan dalam interval waktu 2 tahun. Kemudian peserta diminta untuk menjalani tes memori seperti mengulang setiap percakapan yang baru di dengar atau mengingat kata-kata atau angka-angka. Hasil temuan menunjukkan bahwa mereka yang makan lebih banyak buah beri memiliki otak lebih muda 2,5 tahun daripada mereka yang tidak makan buah beri.

Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan tinggi flavonoid, senyawa yang ditemukan dalam tanaman yang memiliki antioksidan kuat dan anti-inflamasi, terutama dari beri, berfungsi dalam mencegah penurunan fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.

Peneliti menjelaskan, stres dan peradangan (inflamasi), keduanya dapat berkontribusi dalam penurunan fungsi kognitif, namun dengan meningkatkan asupan flavonoid hal itu dapat ditekan.

"Kami memberikan bukti epidemiologi pertama bahwa buah beri dapat memperlambat perkembangan penurunan kognitif pada wanita lansia," kata peneliti utama Dr Elizabeth Devore di Brigham and Women Hospital dan Harvard Medical School di Boston.

"Temuan kami memiliki implikasi yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat agar dapat meningkatkan asupan beri sebagai modifikasi diet yang cukup sederhana dalam memberikan perlindungan fungsi kognisi otak pada orang dewasa yang lebih tua," tambahnya

Meskipun efek konsumsi beri terlihat sangat membantu perbaikan memori, namun peneliti mengatakan bahwa ada makanan lain yang mengandung jumlah tinggi flavonoid seperti misalnya teh, bawang dan anggur merah - Manfaat Buah Stroberi Untuk Kesehatan Otak.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Hubungan IQ Anak Dengan Cara Menyusui

Hubungan IQ Anak Dengan Cara Menyusui
Ibu Menyusui
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Hubungan IQ Anak Dengan Cara Menyusui - Manakah yang lebih baik, memberikan Air Susu Ibu (ASI) berdasarkan keinginan bayi atau harus disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan?Ternyata, hasil penelitian terbaru mengindikasikan bahwa aktivitas menyusui berdasarkan keinginan bayi (demand-fed) berkaitan dengan skor IQ yang lebih tinggi pada usia anak-anak, meski hubungan antara keduanya masih perlu diteliti lebih jauh.

Para ilmuwan dari Universitas Essex dan Universitas Oxford Inggris melakukan penelitian dengan cara mengkaji data  10.000 anak yang lahir di awal 1990-an di kota Bristol. Skor IQ anak usia 8 tahun yang ketika bayi menyusui berdasarkan keinginan (demand-fed) mencetak rata-rata empat hingga lima poin lebih tinggi dibanding anak yang menyusuinya berdasarkan jadwal (schedule-fed).

Seperti dipublikasi dalam jurnal European Journal of Public Health,  perbedaan skor IQ juga tampak ketika anak-anak menjalani tes pada usia lima, tujuh, 11 dan 14 tahun.

"Perbedaan antara anak yang menyusui berdasarkan keinginan dan jadwal ditemukan, baik pada bayi yang diberi ASI maupun susu botol," kata peneliti utama Maria Iacovou dari University of Essex.

"Untuk memberi kesan adanya perbedaan adanya empat atau lima poin lebih tinggi pada skor IQ pada sebuah kelas yang terdiri dari 30 orang misalnya, seorang anak yang tepat berada di peringkat tengah semisal peringkat ke-15, dengan perbaikan empat atau lima poin  IQ, akan mendapat peringkat lebih tinggi  antara ke-11 atau 12 di dalam kelas," tambah Maria

Meski demikian, Maria menekankan bahwa penemuan ini masih dalam tahap awal sehingga haruslah berhati-hati untuk menyimpulkan adanya hubungan pasti antara pola menyusui dengan skor IQ.

"Penelitian ini adalah yang pertama dan satu-satunya, dan penelitian lanjutan dibutuhkan sebelum kita dapat mengatakan secara pasti bahwa cara menyusui pada bayi akan memberi dampak jangka panjang pada IQ dan kemampuan akademis anak. Dan sebelum kita dapat mengatakan secara definitif mekanisme apa yang ada dibalik hubungan ini," tambahnya - Hubungan IQ Anak Dengan Cara Menyusui.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Binatang Membantu Perkembangan Mental Anak

Binatang Membantu Perkembangan Mental Anak
Binatang Peliharaan
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Binatang Membantu Perkembangan Mental Anak - Semua anak pasti suka diberi mainan, namun jika diberi pilihan maka akan banyak yang memilih diizinkan memelihara binatang. Anak-anak adalah pencinta binatang, bahkan secara alamiah tidak memiliki rasa takut pada ular atau serangga.

Pada usia sekitar 11 bulan, anak-anak cenderung memiliki ketertarikan lebih besar terhadap kehidupan liar daripada mainan yang hanya benda mati. Daripada memberinya mainan, orangtua lebih disarankan memelihara binatang karena bisa membantu perkembangan mentalnya.

Sebuah penelitian di Rutgers University dan University of Virginia menunjukkan bahwa ketakutan terhadap binatang menyeramkan seperti ular dan laba-laba bukanlah sifat asli manusia khususnya anak-anak. Ketakutan itu baru muncul karena pengaruh lingkungan semasa pertumbuhan.

"Faktanya anak-anak melihat binatang itu sangat menarik, sehingga anak-anak bisa mendapat banyak keuntungan dari memelihara bintang," kata salah seorang peneliti, Vanessa LoBue seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (28/4/2012).

Binatang membantu perkembangan mental anak. Dalam sebuah eksperimen, para peneliti menemukan bahwa anak usia 11 bulan sampai sekitar 3 tahun lebih menyukai binatang seperti ular, tokek dan tarantula atau laba-kaba raksasa. Hanya saja karena berbahaya, binatang itu dimasukkan kandang sehingga tidak bisa disentuh langsung.

Namun setidaknya, dalam penelitian itu terbukti bahwa anak-anak cenderung lebih tertarik melihat binatang daripada mainan seperti boneka dan mobil-mobilan. Bahkan boneka berbentuk binatang tidak bisa memuaskan rasa penasaran anak-anak terhadap dunia satwa.

Dalam kehidupan sehari-hari, para peneliti juga mengamati bahwa anak-anak lebih banyak bercerita atau bertanya tentang binatang daripada mainan. Menurut para peneliti, temuan ini membuka peluang bahwa rasa takut yang berlebihan atau phobia binatang bisa dicegah sejak kecil - Binatang Membantu Perkembangan Mental Anak.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Faktor Penyebab Yang Bisa Menghambat Kehamilan

Faktor Penyebab Yang Bisa Menghambat Kehamilan

Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Faktor Penyebab Yang Bisa Menghambat Kehamilan - Berencana untuk mempunyai anak tetapi sulit mendapatkan kehamilan? Mungkin ada masalah dengan kesuburan pasangan. Kehamilan bukan hanya dipengaruhi oleh faktor kesuburan saja, tetapi beberapa gaya hidup dapat menghambat kehamilan.

Berikut 9 faktor yang bisa menghambat kehamilan seperti dikutip dari lifescript, Rabu (25/4/2012) antara lain:

1. Menunda Kehamilan Terlalu Lama
Kebanyakan wanita menunda kehamilan demi mengejar karir. Padahal, ketika Anda mulai menginjak usia 30 - 40 tahun, akan sulit untuk hamil. Bahkan ketika wanita berumur 45 tahun, hampir tidak mungkin bisa hamil.

"Semakin tua usia wanita, jumlah produksi sel telurnya akan berkurang dan terjadi penurunan kualitas secara dramatis. Tubuh wanita tidak dirancang evolusioner untuk hamil dengan mudah seperti ketika wanita berada di usia 20-an tahun," kata Mousa Shamonki, MD, direktur spesialis kesuburan di University of California.

Jika Anda telah menemukan pasangan hidup dan berencana memiliki beberapa anak, sebaiknya jangan menunda kehamilan terlalu lama demi karir atau alasan lain.

2. Penyakit Menular Seksual (PMS)
Human papillomavirus atau HPV, adalah infeksi menular seksual yang paling umum. Hal ini dapat mengakibatkan displasia serviks, pertumbuhan abnormal sel dan kanker jika tidak terdeteksi.

Prosedur penghapus sel-sel yang abnormal karena infeksi virus HPV kadang-kadang membuat sulit untuk hamil atau membawa bayi untuk istilah. Jika tidak segera diobati, sekitar 10% -15% wanita dengan penyakit klamidia akibat HPV akan menderita penyakit radang panggul (PID), yang dapat merusak tuba falopi dan jaringan dalam dan dekat uterus dan ovarium.

Sebanyak 93% wanita yang pernah mengalami masalah pada tuba falopi karena PID tidak dapat hamil sesudahnya.

3. Jumlah Sperma Sedikit
Kesuburan tidak tergantung pada wanita saja, tetapi juga pada sperma pria. Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 20 juta sperma per mililiter air mani sangat kurang untuk membuahi sel telur. Menurut Mayo Clinic, ejakulasi normal harus mengandung setidaknya 39 juta sperma.

Seorang wanita tetap bisa hamil meskipun jumlah sperma yang dikeluarkan oleh suaminya terlalu sedikit, tetapi akan membutuhkan waktu yang lama. Konsultasikan mengenai masalah rendahnya produksi sperma tersebut ke dokter.

4. Anda Terlalu Kurus
Hampir semua wanita mengidamkan tubuh yang langsing dan indah dengan cara berolahraga dan diet ketat. Orang yang terlalu ramping akan cenderung susah hamil.

"Kurangnya lemak bisa memperlambat produksi hormon-hormon yang diperlukan untuk ovulasi, termasuk hormon estrogen. Estrogen dan testosteron, yang merangsang produksi sperma berasal dari kolesterol. Jadi sedikit lemak bagus untuk wanita hamil," kata John Norian, M.D., dokter spesialis kesuburan di Loma Linda University’s Center for Fertility, California.

Mintalah dokter Anda untuk menentukan berat badan yang ideal untuk mengoptimalkan kesuburan.

5. Anda Terlalu Gemuk
Wanita yang mempunyai masalah kelebihan berat badan juga mungkin sulit untuk hamil. Hal ini karena sel-sel lemak terlalu banyak menyebabkan kelebihan produksi estrogen, sehingga ovulasi tidak teratur. Juga, obesitas dapat meningkatkan risiko keguguran. "Pada pria kelebihan berat badan, akan membuat gerak sperma lambat dan jumlah sperma mungkin turun karena testis menjadi terlalu hangat karena badan yang gemuk," kata Norian.

Cobalah untuk menurunkan berat badan sebelum mencoba untuk hamil.

6. Berolahraga terlalu Berat
Olahraga memang sangat baik untuk Anda, tetapi olahraga yang terlalu berat malah akan membuat Anda susah mendapatkan kehamilan.

"Wanita yang terlalu keras berolahraga akan kehilangan lemak tubuh yang membantu memproduksi estrogen, yang memacu ovulasi. Berolahraga cukup dilakukan 4-5 hari per minggu selama 30 menit untuk menjaga denyut jantung 120-130 denyut per menit," kata Norian.

Pria yang berolahraga terlalu banyak juga dapat menaikkan suhu internal dari testis yang menyebabkan sperma mati. Olahraga yang terlalu over juga dapat mempengaruhi bentuk sperma, faktor utama dari infertilitas.

7. Konsumsi Suplemen
Kadang-kadang kebiasaan yang baik, seperti mengonsumsi vitamin, ternyata berisiko terhadap kehamilan. Terlalu banyak vitamin A yang disimpan dalam tubuh dapat menyebabkan cacat lahir, kelainan hati dan gangguan lain.

Wanita 19 tahun dan lebih tua harus mengambil tidak lebih dari 5.000 IU per hari, yang setidaknya 50% berasal dari beta-karoten, biasanya jumlah dalam multivitamin. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi suplemen. Pastikan suplemen yang Anda konsumsi tidak menghambat beberapa hormon yang mengganggu kesuburan.

8. Pelumas
Hampir setiap pelumas dapat membahayakan sperma dan berisiko terhadap infertilitas. Periksa label pelumas untuk memastikan cairan tersebut tidak mengandung bahan spermisida. Jika Anda harus menggunakan pelumas, pilihlah pelumas dengan bahan berbasis air, bukan berbasis minyak bumi karena dapat memperlambat sperma.

9. Faktor Lain
Beberapa faktor yang mengahmbat kehamilan adalah kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan terlalu banyak asupan kafein dalam tubuh - Faktor Penyebab Yang Bisa Menghambat Kehamilan.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Cegah Anemia Saat Hamil Dengan Makan Pisang

Cegah Anemia Saat Hamil Dengan Makan Pisang
Ibu Hamil
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Cegah Anemia Saat Hamil Dengan Makan Pisang - Anemia akibat kekurangan zat besi merupakan penyebab utama kematian ibu saat melahirkan. Untuk mencegah kejadian buruk ini, ibu hamil disarankan untuk banyak memakan pisang.

"Saat hamil, tubuh ibu membutuhkan banyak energi. Pisang adalah makanan terbaik karena mengandung vitamin yang diperlukan. Dua buah pisang cukup memenuhi asupan zat besi pasien anemia. Pisang juga mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim," kata Kathleen Zelman, MPH, RD, direktur Nutrisi dan Klinik Penurunan Berat Badan WebMD seperti dilansir WebMD, Senin (12/3/2012).

Asam folat atau vitamin B9 adalah jenis vitamin B yang larut dalam air. Asam folat terkandung secara alami dalam makanan. Pada manusia, asam folat diperlukan untuk membuat asam nukleat dan hemoglobin dalam sel darah merah. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pembentukan sel darah merah muda dan menyebabkan anemia.

Cegah anemia saat hamil dengan makan pisang. Asam folat penting untuk perkembangan selubung saraf selama kehamilan yang membentuk otak dan sumsum tulang belakang. Kekurangan asam folat pada wanita hamil meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi dengan berat lahir rendah atau mengalami cacat pada selubung sarafnya.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi 0,4 mg asam folat setiap hari sebelum pembuahan dan awal kehamilan dapat mengurangi risiko melahirkan bayi cacat tabung saraf hingga 70%. Namun, jangan makan pisang berlebihan sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.

"Mual di pagi hari saat hamil merupakan tanda pertama kehamilan dan sering berlangsung hingga trimester pertama. Tetapi rasa sakit bisa terjadi setiap saat bukan hanya di pagi hari. Pisang yang juga diperkaya vitamin B6 dapat menenangkan asam lambung dan meningkatkan pencernaan," imbuh dr Zelman.

Satu buah pisang juga mengandung sekitar 467 mg kalium, dan ibu hamil perlu 2000 mg kalium setiap harinya. Diyakini bahwa kram kaki, salah satu gejala yang paling tidak menyenangkan selama kehamilan, dapat diredakan dengan meningkatkan asupan kalium.

"Anemia akibat kekurangan zat besi adalah masalah utama ibu hamil, terutama saat melahirkan anak, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu saat melahirkan. Pisang yang kaya zat besi bisa berdampak besar pada pemecahan masalah anemia karena kekurangan zat besi," kata Profesor James Dale, direktur Pusat Tanaman Tropis dan Biocommodities di Queensland University of Technology - Cegah Anemia Saat Hamil Dengan Makan Pisang.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Khasiat dan Manfaat Daun Pegagan Bagi Kesehatan

Khasiat Tanaman Pegagan memang masih banyak yang meragukan. Apa karena ini jarang ada yang memakainya ? Jadi disini akan saya share beberapa info lanjutan postingan kemarin yaitu Cara Mudah Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami.

Untuk yang belum tau apa itu Daun Pegagan Untuk Kesehatan

Khasiat dan Manfaat Daun Pegagan Bagi Kesehatan

Tanaman Pegagan sering kita temui di Sawah,Tepi Jalan,di Pekarangan rumah. dll.untk itu saya berterimakasih buat anda yang sudah membaca Khasiat dan Manfaat Daun Pegagan Bagi Kesehatan.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tanda dan Gejala Bayi Sedang Mengalami Gangguan Pencernaan

Tanda dan Gejala Bayi Sedang Mengalami Gangguan Pencernaan
Bayi
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Tanda dan Gejala Bayi Sedang Mengalami Gangguan Pencernaan - Bayi sangat rentan terhadap masalah pencernaan karena sistem pencernaan bayi belum dikembangkan sepenuhnya untuk mencerna makanan yang kompleks. Jika pencernaan bayi tidak benar, umumnya bayi akan menghadapi masalah pada lambung dan sembelit.

Kebiasaan makan bayi sangat berbeda dengan orang dewasa. Perut bayi butuh waktu untuk berkenalan dengan asupan makanan yang bervariasi. Meskipun masalah ini tidak serius dan bayi dapat mengatasi masalah ini seiring berjalannya waktu, tetapi jika hal ini terus terjadi terlalu lama, bayi perlu mendapatkan perawatan medis.

Berikut beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan bahwa bayi Anda mengalami masalah pencernaan seperti dikutip dari onlymyhealth, Jumat (27/4/2012) antara lain:

1. Menolak makan

Ketika bayi menderita masalah pencernaan, kerongkongannya juga akan terpengaruh. Hal ini menyebabkan bayi merasakan sensasi panas di perut, yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan.

Bayi jadi kesal dan menunjukkan perubahan suasana hati juga. Sehingga bayi akan menolak makanan yang Anda berikan dengan menangis.

2. Terus menerus cegukan

Masalah pencernaan dapat meningkatkan jumlah asam pencernaan di dalam perut bayi.

Asam tersebut akan meningkatkan kandungan udara di perut yang dapat menyebabkan kram pada otot kerongkongan. Karena kontraksi otot ini, bayi akan mengalami cegukan terus menerus.

3. Kesulitan bernapas

Kandungan asam yang tinggi dalam perut bayi menyebabkan penyumbatan di saluran pernapasan bayi.

Hal ini dapat mengembangkan masalah pernapasan pada bayi dan dapat menyebabkan asma juga.

Selain itu, iritasi terus menerus di saluran udara dapat menyebabkan batuk. Selama siang hari, kondisi ini dapat dikendalikan karena bayi terus bergerak, tapi setelah tidur di malam hari, kondisi ini akan semakin parah.

Kadang-kadang dapat menyebabkan terhalangnya sirkulasi udara pada rongga hidung yang dapat berakibat fatal bagi bayi.

4. Muntah

Kadang-kadang, bayi akan memuntahkan makanannya karena sistem pencernaan yang lemah. Bayi yang tidak dapat memproses makanan memuntahkan makanan yang Anda berikan.

Jika bayi menunjukkan gejala-gejala yang disebutkan di atas, berarti bayi Anda memiliki masalah terhadap pencernaannya dan memerlukan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Masalah pencernaan bayi adalah masalah serius yang harus diperhatikan sebelum menjadi rumit dan berakibat fatal bagi bayi Anda - Tanda dan Gejala Bayi Sedang Mengalami Gangguan Pencernaan..
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Manfaat ASI Sebagai Anti Kanker

Manfaat ASI Sebagai Anti Kanker
Air susu ibu (ASI)
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Manfaat ASI Sebagai Anti Kanker - Air susu ibu (ASI) diketahui mengandung berbagai nutrisi yang sangat berguna bagi bayi. Ternyata salah satu kandungan protein dari ASI ini memiliki sifat sebagai anti kanker.

Studi menunjukkan tingginya kadar protein TNF-related apoptosis inducing ligand (TRIAL) di dalam susu manusia merupakan salah satu sumber aktivitas anti kanker dari ASI.

Para peneliti mengambil sampel dari kolostrum (susu pertama yang keluar untuk bayi baru lahir) serta ASI dari perempuan yang baru menjadi ibu. Lalu peneliti juga mengambil sampel darah dari perempuan sehat serta susu formula.

Ibu-ibu yang terlibat dalam penelitian ini telah dites terlebih dahulu dan memenuhi syarat karena tidak menunjukkan tanda-tanda eklampsia, infeksi atau demam, sehingga bisa melahirkan bayi yang sehat.

Selanjutnya peneliti mengukur tingkat TRAIL dari kolostrum, ASI, darah (serum) dan susu formula. Ditemukan kolostrum dan ASI mengandung 100-400 kali lipat kadar TRAIL yang lebih tinggi dibanding darah, sedangkan pada susu formula tidak ditemukan TRAIL.

"TRAIL merupakan kandidat kuat untuk menjelaskan efek biologis secara menyeluruh dari menyusui dalam melawan kanker," ujar peneliti, seperti dikutip dari MedIndia, Kamis (26/4/2012).

Selain itu hasil studi ini juga menguatkan peran penting dalam pencegahan kanker pada anak, seperti kanker lymphoblastic leukemia, penyakit Hodgkins serta neuroblastoma yang banyak menyerang anak-anak.

Diketahui kanker anak terjadi sekitar 2-4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia dan menyebabkan 10 persen kematian pada anak. Kanker anak kemungkinan besar dapat disembuhkan jika ditemukan pada stadium dini.

Tapi sayangnya melakukan deteksi dini kanker anak tidaklah mudah, karena anak-anak belum dapat memahami dan menceritakan gejala yang dirasakannya. Karena itu peran orang-orang di sekitarnya sangat penting dalam mendeteksi adanya gejala-gejala kanker - Manfaat ASI Sebagai Anti Kanker.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Kandungan Gizi Makanan Bayi Buatan Sendiri Lebih Baik

Kandungan Gizi Makanan Bayi Buatan Sendiri Lebih Baik
Makanan Bayi
Artikel Informasi Kesehatan Ibu dan Anak Kandungan Gizi Makanan Bayi Buatan Sendiri Lebih Baik - Saat ini, berbagai produk makanan bayi yang praktis dan beraneka ragam telah banyak tersedia di toko-toko. Namun kemudahan dan ketersediaan itu bukan berarti orangtua boleh selalu memberikan produk tersebut untuk bayinya. Membuat makanan bayi sendiri jauh lebih menyehatkan.

Tak hanya lebih yakin dengan kandungan gizinya, makanan bayi buatan sendiri juga memiliki banyak manfaat. Seperti dilansir Fox News, Kamis (26/4/2012), berikut adalah 8 manfaat membuat sendiri makanan untuk bayi:

1. Lebih terkontrol
"Ketika membuat makanan bayi sendiri, tentukan apa saja yang akan dimasukkan sehingga yakin bahwa bahan-bahannya masih segar dan sehat. Membuat sendiri makanan bayi juga jauh lebih menyenangkan daripada membeli produk makanan bayi di toko," kata Karen Ansel, Juru Bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

2. Lebih bergizi
Meskipun produk yang dibeli di toko makanan dimasak pada suhu panas yang sangat tinggi untuk membunuh bakteri, proses tersebut dapat mengubah kandungan mineral. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry, makanan bayi yang dibeli di toko mengandung kurang dari 20% jumlah yang direkomendasikan.

Kebanyakan produk yang dijual di toko juga banyak mengandung zat tepung, zat aditif dan pengawet. Selain itu, produk-produk ini juga tidak menggunakan bahan organik yang memungkinkan adanya kandungan pestisida berbahaya.

3. Memungkinkan lebih banyak pilihan
Beberapa produk di toko memang menawarkan bebagai variasi rasa atau jenis yang menarik. Tetapi jika membuat makanan bayi sendiri, pilihan bahannya jauh lebih banyak. Membuat sendiri makanan bayi juga dapat menentukan sendiri variasi tekstur makanan. Ketika bayi berusia 9 bulan, bisa ditambahkan berbagai bumbu dan rempah-rempah untuk menambah rasanya.

"Dengan memberikan bayi usia dini berbagai rasa yang berbeda, akan meningkatkan kemungkinan bayi dapat menerima berbagai jenis makanan dibandingkan memberi makanan yang sama berulang-ulang. Lidah bayi akan lebih fleksibel," kata Ansel.

4. Tidak merepotkan
Membuat makanan bayi sendiri jangan sampai memakan waktu lama. Jika ingin membuat dalam jumlah besar, sesuaikan dengan alat dan penyimpanan. Saat bayi menginjak usia 7 bulan, semua buah kecuali apel dapat diberikan dalam bentuk bubur atau langsung diberi tanpa dimasak, kecuali ada larangan dari dokter.

5. Bayi jadi tidak pilih-pilih makanan
Memberikan bayi makanan buatan sendiri sejak dini sangat mengurangi kemungkinan bayi tumbuh menjadi pemilih makanan. Biasanya, bayi berumur 1 tahun yang suka menolak jenis makanan akan membuat pertumbuhannya terhambat sehingga lebih mungkin untuk memilih-milih makanan. Jika terus menawarkan bayi berbagai jenis makanan, hasil kerja keras tersebut akan terbayar dalam jangka panjang.

6. Dapat langsung menambahkan sayuran
Jika bayi merasa senang mengonsumsi buah dan sayuran, maka bayi akan semakin kuat dalam perkembangannya. Dengan mencicipi, melihat, dan mencium rasa alami dari makanan bayi buatan sendiri, bayi akan terbiasa dengan makanan segar.

7. Waktu makan akan menjadi peristiwa yang menyenangkan
Orangtua merupakan pengaruh nomor 1 dalam pembentukan kebiasaan makan anak. Seiring pertumbuhan bayi menjadi pra balita, orangtua dapat membuat makanan sehat yang sama seperti yang disajikan untuk seluruh anggota keluarga.

Makan bersama bayi memang tidak selamanya tepat. Tetapi jika bisa melakukannya beberapa kali seminggu atau membiarkan bayi mengambil sendiri makanannya beberapa potong, akan menyederhanakan kegiatan pemberian makanan di kemudian hari.

8. Membeli makanan bayi sebaiknya jangan terlalu sering
Orangtua terkadang tidak dapat membuat makanan bayi sendiri sepanjang waktu. Jadi, tidak apa-apa jika membeli makanan bayi di toko jika kekurangan waktu, jauh dari rumah atau saat berlibur. Pastikan membaca label kemasan karena semua merek tidak sama dan pilihlah produk organik untuk menghindari kontaminasi pestisida.

"Jika bayi memakan sesuatu yang mengandung pestisida di dalamnya, berat badannya akan turun semakin banyak, lebih banyak dibanding jumlah pestisida yang terkandung di dalam makanan," kata Ansel - Kandungan Gizi Makanan Bayi Buatan Sendiri Lebih Baik.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Anatomi dan Fisiologi Sistem Respirasi

SANGKAR TORAK




Sangkar torak manusia memeliki fungsi sebagai perlindungan organ-organ penting dari respirasi yaitu paru-paru serta sirkulasi yaitu jantung, selain itu juga melindungi organ lain seperti liver dan perut. Sangkar torak bagian belakang dibentuk oleh 12 vertebra thoracalis dan 12 pasang costa bagian posterior. Sedangkan bagian depan dibentuk oleh sternum dan cartilago costa, serta bagian lateralnya dibentuk oleh costa. Pada saat bayi baru lahir, bentuk thorak hampir circular, selama pertumbuhannya dari anak-anak sampai dewasa akan berkembang menjadi lebih elliptical, dimana diameter lateral lebih lebar dibandingkan dengan diameter antero-posteriornya. (Dean, 1996).

Sebagian besar dari sangkar torak dibentuk oleh tulang-tulang costa. Tujuh costa yang pertama pada bagian posterior berhubungan langsung dengan collumna vertebralis, sedang pada bagian depan melalui cartilago costae akan melekat pada sternum. Tiga costae berikutnya, cartilago costanya akan melekat pada cartilago costae diatasnya, sedang dua tulang costa terakhir tidak melekat pada tulang costa diatasnya.


Masing-masing costae mempunyai kepala dan leher yang pendek yang akan berartikulasi dengan vertebra. Kepala costae 2-10 akan berartikulasi dengan dua vertebrae thoracalis yang berdekatan beserta diskus intervertebralisnya yang membentuk sendi costovertebral joint. Costa 1,11 dan 12 berartikulasi hanya dengan satu vertebrae pada cospusnya, yang akan membuat persendian ini lebih mobile. Tuberculum costae 1-10 akan berartikulasi dengan permukaan depan dari processus transversus dan membentuk persendian yang disebut costotransvers joint. (Crane, 1992)


Beberapa otot pernafasan yang melekat pada dinding dada antaralain:



a. Otot-otot inspirasi
  • M. intercostalis externus
  • M. levator costae
  • M. serratus posterior superior
  • M. scalenus 
  • Diafragma
b. Otot-otot ekspirasi
  • M. intercostalis internus
  • M. transversus thoracis
  • M. serratus posterior inferior
  • M.subcostalis.

saat inspirasi yang bekerja adalah otot-otot inspirasi yaitu yang paling utama adalah Diafragma yang melawan daya elastik recoil dari paru dan torak. saat ekspirasi yang bekerja adalah otot-otot inspirasi yang bekerja secara memanjang sedangkan otot-otot ekspirasi bekerja saat elastisitas dari paru menghilang.

PARU-PARU

Dalam inspeksi secara kasar, paru-paru berbentuk seperti tanduk dan dilapisi oleh pleura visceralis. Paru kanan sedikit lebih besar bila dibandingkan paru kiri dan dibagi menjadi tiga bagian ( Lobus atas, lobus tengah dan lobus bawah) oleh fissura oblique dan horisontal. Sedang paru kiri hanya terdiri dari dua lobus (Lobus atas dan lobus bawah) yang dipisahkan oleh fissura oblique. Lobus-lobus ini, kemudian akan terbagi lagi menjadi beberapa bronchopulmonary segmen.

Saluran napas, pleura dan jaringan connective paru paru mendapatkan vaskularisasi dari sirkulasi sistemik dari arteria bronchialis. Sedangkan alveoli mendapatkan perfusi dari sirkulasi pulmonal

Paru-paru dan saluran napas, mendapatkan innervasi dari pleksus pulmonalis. Pleksus ini dibentuk oleh percabangan-percabangan symphatic trunk dan n.vagus. Disamping itu terdapat pula serabut syaraf inhibisi nonadrenergic dan noncholinergic yang terdapat di otot-otot polos pada saluran napas.
Paru-paru (pulmo) dibentuk oleh parenchyma yang berada bersama-sama dengan bronchus dan percabangan-percabangannya. Bentuk menyerupai konus, dipengaruhi oleh organ-organ yang berada di sekitarnya. Pada facies mediastinalis pulmo, pars mediastinalis ditutupi oleh pleura mediastinalis, berbatasan dengan pericardium membentuk impressio cardiaca (lebih cekung pada pulmo sinister).

Di sebelah dorso-cranial impressio tersebut terdapat hilus pulmonis, yaitu tempat keluar masuk struktur-struktur ke dan dari pulmo. Struktur-struktur tersebut adalah bronchus, arteria pulmonalis, vena pulmonalis, arteria dan vena bronchialis, plexus nervosus pulmonalis serta pembuluh-pembuluh lymphe dan lymphonodus bronchialis. Struktur-struktur diatas yang membentuk radix pulmonis.

a) PULMO DEXTER

Terdiri atas tiga buah lobus, yaitu (1) lobus superior, (2) lobus medius dan (3) lobus inferior, yang dibagi oleh dua buah incisurae interlobares.

Fissure horinzontalis memisahkan lobus superior daripada lobus medius, terletak horizontal, ujung dorsal bertemu dengan fissura oblique, ujung ventral terletak setinggi pars cartilaginis costa IV, dan pada facies mediastinalis fissura tersebut melampaui bagian dorsal hilus pulmonis. Lobus medius adalah yang terkecil daripada lobus lainnya, dan berada di bagian ventro caudal. Morfologi pulmo dexter lebih kecil daripada sinister, tetapi lebih berat dan total kapasitasnya pun lebih besar.

b) PULMO SINISTER

Terdiri atas dua buah lobus, yaitu (1) lobus superior dan (2) lobus inferior, yang dipisahkan oleh fissure obliqua, (= incisura interlobis); fissura tersebut meluas dari facies costalis sampai pada facies mediastinalis, baik disebelah cranial maupun di sebelah caudal hilus pulmonis. Fissura obliqua dapat diikuti mulai dari hilus, berjalan ke dorso-cranial, menyilang margo posterior kira-kira 6 cm dari apex pulmonis, lalu berjalan ke arah caudo-ventral facies costalis menyilang margo inferior, dan kembali menuju ke hilus pulmonis. Dengan demikian maka pada lobus superior apex pulmonis, margo anterior, sebagian dari facies costalis dan sebagian besar dari facies mediastinalis.

Lobus inferior lebih besar daripada lobus superior, dan meliputi sebagian besar dari facies costalis, hampir seluruh facies diaphragmatica dan sebagian dari facies mediastinalis (bagian dorsalnya).

Bronchus dexter mempunyai bentuk yang lebih besar, lebih pendek dan terletak lebih vertikal daripada bronchus sinister. Letak lebih vertikal oleh karena desakan dari arcus aortae pada ujung caudal trachea ke arah kanan, sehingga benda-benda asing mudah masuk ke dalam bronchus dexter. Bronchus sinister memiliki diameter yang lebih kecil, tetapi bentuknya lebih panjang daripada bronchus dexter.

PLEURA

Pertukaran gas yang efektif dalam paru-paru hanya akan terjadi jika paru-paru dapat mengembang untuk mempertahankan ventilasi yg adekuat. Pleura yg merupakan lapisan yg menyelimuti paru-paru mempunyai peran yg penting dalam membantu ventilasi yang adekuat tersebut. Pleura terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan yang paling luar disebut pleura parietalis dan yang dalam disebut pleura visceralis, dimana kedua lapisan ini membentuk suatu ruangan yang disebut cavum pleurae. Dalam cavum pleurae terdapat suatu cairan pleura + 10 ml, yang diproduksi oleh membran pleura. Cairan tersebut berfungsi untuk melicinkan permukaan pleurae dan mengurangi friksi antara pleura parietalis dan visceralis selama pernapasan. Tekanan dalam cavum pleura senantiasa dalam keadaan negatif dan berfungsi untuk mempertahankan alveolus tetap mengembang melalui mekanisme suctioning diantara dua membran pleura.

Tekanan intrapleural sedikit berbeda beda selama siklus ventilasi. Sebelum inspirasi, tekanan intrapleural kurang lebih –5cm H2O. Sedang selama inspirasi, dinding thorak akan mengembang, yang menyebabkan tekanan intrapleural akan turun mencapai + -8 cm H2O yang memungkinkan udara dari luar masuk ke dalam paru-paru. Selama ekspirasi tekanan intrapleural akan turun mencapai + -4 cmH2O, hal ini akan menyebabkan keluarnya udara dari paru-paru.

Adanya cairan atau udara yang masuk ke dalam cavum pleura dapat menyebabkan hilangnya tekanan negatif, sehingga paru-paru pada sisi yang terkena akan collaps sebagaian atau seluruhnya.

SALURAN NAPAS

Saluran napas secara konsep dapat dibagi menjadi dua, yaitu
  • Bagian konduksi (Hidung, pharynx, larynx, trachea, bronchi dan bronchiolus)
  • Bagian respirasi (Bagian ujung dari cabang-2 Broncheolus & alveoli)
Sedangkan pada zona transisi, merupakan area yang memisahkan bagian konduksi dan respirasi yang terdiri dari respiratory bronchiolus.

Dalam saluran napas, khususnya pada area konduksi (dead space) udara akan masuk dengan cepat akibat perbedaan tekanan yang diciptakan oleh otot-otot pernapasan dan elastik recoil dari paru-paru. Pada saat memasuki area respirasi, total luas penampang dari saluran napasnya meningkat secara tajam, hal ini menyebabkan kecepatan gerak dari arus udara menjadi melambat, sehingga akan memberi kesempatan gas gas untuk berdifusi dari alveoli menuju kapiler.

Udara inspirasi akan masuk ke paru-paru melalui hidung atau mulut. Di dalam hidung udara yang masuk akan mendapatkan proses humidifikasi alamiah, yaitu di lembabkan dan di hangatkan, disamping itu juga disaring oleh bulu-bulu hidung serta adanya bentuk saluran di hidung yang berkelok kelok serta dilapisi oleh mukosa. Proses ini berfungsi untuk menjaga paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh udara yang kering kotoran kotoran yang berbahaya. Proses ini sering dikenal dengan istilah “defence mechanism”.

Setelah memasuki hidung secara berturut-turut udara inspirasi akan melalui Pharynx yang terbagimenjadi: (1) nasopharynx; (2) Oropharynx; (3) Laryngopharynx. Selanjutnya udara inspirasi akan masuk Larynx, trachea, Bronchus utama dan percabangannya, broncheolus-broncheolus dan akhirnya sampailah pada alveoli yang merupakan tempat terjadinya pertukaran gas.

Trachea, dikenal sebagai struktur yang membedakan antara saluran napas atas dan saluran napas bawah. Trachea merupakan kelanjutan dari larynx dan terdiri atas cilia pseudostratified, epithel collumnar yang berisi sel-sel goblet dan glandula mukosa/seromucinous. Glandula seromucimous menghasilkan cairan/jelly yang melapisi cilia. Jika cilia bergerak, maka lapisan jelly tadi akan bergerak menuju ke proximal yang membawa kotoran-kotoran yang tertangkap oleh lapisan jelly tadi. Proses ini dikenal dengan istilah “mucocilliary transport” atau “mucocilliary clearance” atau mucocilliary escalator” yang merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh (defences mechanism).

Trachea dibentuk oleh ring-ring cartilago yang berjumlah antara 16 sampai dengan 20, berbentuk seperti sepatu kuda dan dihubungkan oleh otot polos. Ring-ring cartilago tersebut mensupport bagian depan dan samping, sedang bagian posteior ditutupi oleh otot-otot polos. Di carina, trachea bercabang menjadi dua, yaitu: (1) Bronchus utama kanan dan (2)Bronchus utama kiri, yang keduanya secara berturut-turut akan bercabang-cabang membentuk lobus dan segment-segment.

Percabangan bronchus utama yang sebelah kiri, membentuk sudut dengan trachea lebih tajam serta lebih panjang bila dibandingkan dengan yang kanan. Bentuk yang demikian ini menyebabkan memungkinkan aspirasi lebih mudah ke sisi kanan dari pada ke bronchus kanan. Dinding bronchus tersusun atas lempeng-lempeng cartilago yang tidak beraturan yang dihubungkan oleh otot-otot polos. Dindingnya terisi oleh sel-sel epithel yang merupakan kelanjutan dari trachea. Semakin mendekati ke sisi bronchus, lempengan-lempengan cartilago semakin menipis, sebaliknya, otot-otot polos dan serabut-serabut elastis menjadi lebih menonjol yang akan berpengaruh pada diameter dari bronchus. Sedang pada bronchiolus, tidak ditemukan adanya cartilago dan glandula mukosa, sedang sel goblet jumlahnya menurun. Disamping itu epithel pseudostratified aagan diganti dengan sel epithel cuboid yg bercilia, yang semakin mendekati ke arah alveoli cilianya semakin menghilang. Pada bronchiolus ini dapat kita temui adanya aalveolar macrophage yang berfungsi untuk memfagosit partikel-partikel kecil yang tidak tersaring. Ini juga merupakan bagian dari “defences mechanism”.

Ductus alveolus dibentuk oleh cabang-cabang dari broncheolus respiratorius. Dinding ductus alveolus disusun oleh serabut elastic dan serabut otot polos yg tipis. Lapisan ini lama-lama berkurang dan hanya tinggal epithel cuboid yg pendek. Ductus alveolus ini berakhir dengan beberapa alveolar sacs (kantung-kantung alveolus).

FISIOLOGI PERNAPASAN

Pernapasan adalah unik. Kebanyakan dari kita jarang yang memperhatikannya, karena pernapasan dapat terjadi secara automatis (tanpa disadari), namun pernapasan juga dapat terjadi dengan disadari (voluntary) misalnya ketika kita sedang berlatih pernapasan, bahkan pada saat seseorang tidak sadarpun, pernapasan masih juga berjalan. Pemahaman terhadap kerja dari sistem respirasi dapat menjadikan dasar bagi penalaran/logika dalam melakukan praktik. Dengan kata lain dengan memahami bagaimana sistem respirasi bekerja, maka problematika pasien dapat ditegakkan dengan tepat dan pemberian terapi yang efektif dapat diselenggarakan.

Fungsi utama dari sistem respirasi adalah pertukaran gas, dimana oksigen akan diambil dari alveolus dan akan dibawa oleh haemoglobin menuju ke jaringan yang akan diperlukan dalam proses metabolisme, disisi lain carbondioksida, sebagai hasil sisa dari metabolisme akan dibuang melaui pernapasan saat ekspirasi. Jika mekanisme tersebut berjalan baik, maka oksigen dalam pembuluh darah arteri, karbondioksida dan kadar pH akan tetap dalam batas-batas normal pada berbagai macam kondisi fisiologis yang berbeda. Untuk dapat memahami kerja dari istem respirasi, maka berikut ini secara berturutan akan dibahas tentang: (1) Definisi dari ventilasi, volume paru dan dead space/ruang rugi; (2) Distribusi ventilasi/gas; (3) Mekanika pernapasan; (4) Difusi; (5) Perfusi; (6) Ratio ventilasi/perfusi.

sumber :
materi kuliah FT D kardio pulmo pak. Nur Basuki, M. Physio
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Anatomi dan Fisiologi Sistem Respirasi

SANGKAR TORAK




Sangkar torak manusia memeliki fungsi sebagai perlindungan organ-organ penting dari respirasi yaitu paru-paru serta sirkulasi yaitu jantung, selain itu juga melindungi organ lain seperti liver dan perut. Sangkar torak bagian belakang dibentuk oleh 12 vertebra thoracalis dan 12 pasang costa bagian posterior. Sedangkan bagian depan dibentuk oleh sternum dan cartilago costa, serta bagian lateralnya dibentuk oleh costa. Pada saat bayi baru lahir, bentuk thorak hampir circular, selama pertumbuhannya dari anak-anak sampai dewasa akan berkembang menjadi lebih elliptical, dimana diameter lateral lebih lebar dibandingkan dengan diameter antero-posteriornya. (Dean, 1996).

Sebagian besar dari sangkar torak dibentuk oleh tulang-tulang costa. Tujuh costa yang pertama pada bagian posterior berhubungan langsung dengan collumna vertebralis, sedang pada bagian depan melalui cartilago costae akan melekat pada sternum. Tiga costae berikutnya, cartilago costanya akan melekat pada cartilago costae diatasnya, sedang dua tulang costa terakhir tidak melekat pada tulang costa diatasnya.


Masing-masing costae mempunyai kepala dan leher yang pendek yang akan berartikulasi dengan vertebra. Kepala costae 2-10 akan berartikulasi dengan dua vertebrae thoracalis yang berdekatan beserta diskus intervertebralisnya yang membentuk sendi costovertebral joint. Costa 1,11 dan 12 berartikulasi hanya dengan satu vertebrae pada cospusnya, yang akan membuat persendian ini lebih mobile. Tuberculum costae 1-10 akan berartikulasi dengan permukaan depan dari processus transversus dan membentuk persendian yang disebut costotransvers joint. (Crane, 1992)


Beberapa otot pernafasan yang melekat pada dinding dada antaralain:



a. Otot-otot inspirasi
  • M. intercostalis externus
  • M. levator costae
  • M. serratus posterior superior
  • M. scalenus 
  • Diafragma
b. Otot-otot ekspirasi
  • M. intercostalis internus
  • M. transversus thoracis
  • M. serratus posterior inferior
  • M.subcostalis.

saat inspirasi yang bekerja adalah otot-otot inspirasi yaitu yang paling utama adalah Diafragma yang melawan daya elastik recoil dari paru dan torak. saat ekspirasi yang bekerja adalah otot-otot inspirasi yang bekerja secara memanjang sedangkan otot-otot ekspirasi bekerja saat elastisitas dari paru menghilang.

PARU-PARU

Dalam inspeksi secara kasar, paru-paru berbentuk seperti tanduk dan dilapisi oleh pleura visceralis. Paru kanan sedikit lebih besar bila dibandingkan paru kiri dan dibagi menjadi tiga bagian ( Lobus atas, lobus tengah dan lobus bawah) oleh fissura oblique dan horisontal. Sedang paru kiri hanya terdiri dari dua lobus (Lobus atas dan lobus bawah) yang dipisahkan oleh fissura oblique. Lobus-lobus ini, kemudian akan terbagi lagi menjadi beberapa bronchopulmonary segmen.

Saluran napas, pleura dan jaringan connective paru paru mendapatkan vaskularisasi dari sirkulasi sistemik dari arteria bronchialis. Sedangkan alveoli mendapatkan perfusi dari sirkulasi pulmonal

Paru-paru dan saluran napas, mendapatkan innervasi dari pleksus pulmonalis. Pleksus ini dibentuk oleh percabangan-percabangan symphatic trunk dan n.vagus. Disamping itu terdapat pula serabut syaraf inhibisi nonadrenergic dan noncholinergic yang terdapat di otot-otot polos pada saluran napas.
Paru-paru (pulmo) dibentuk oleh parenchyma yang berada bersama-sama dengan bronchus dan percabangan-percabangannya. Bentuk menyerupai konus, dipengaruhi oleh organ-organ yang berada di sekitarnya. Pada facies mediastinalis pulmo, pars mediastinalis ditutupi oleh pleura mediastinalis, berbatasan dengan pericardium membentuk impressio cardiaca (lebih cekung pada pulmo sinister).

Di sebelah dorso-cranial impressio tersebut terdapat hilus pulmonis, yaitu tempat keluar masuk struktur-struktur ke dan dari pulmo. Struktur-struktur tersebut adalah bronchus, arteria pulmonalis, vena pulmonalis, arteria dan vena bronchialis, plexus nervosus pulmonalis serta pembuluh-pembuluh lymphe dan lymphonodus bronchialis. Struktur-struktur diatas yang membentuk radix pulmonis.

a) PULMO DEXTER

Terdiri atas tiga buah lobus, yaitu (1) lobus superior, (2) lobus medius dan (3) lobus inferior, yang dibagi oleh dua buah incisurae interlobares.

Fissure horinzontalis memisahkan lobus superior daripada lobus medius, terletak horizontal, ujung dorsal bertemu dengan fissura oblique, ujung ventral terletak setinggi pars cartilaginis costa IV, dan pada facies mediastinalis fissura tersebut melampaui bagian dorsal hilus pulmonis. Lobus medius adalah yang terkecil daripada lobus lainnya, dan berada di bagian ventro caudal. Morfologi pulmo dexter lebih kecil daripada sinister, tetapi lebih berat dan total kapasitasnya pun lebih besar.

b) PULMO SINISTER

Terdiri atas dua buah lobus, yaitu (1) lobus superior dan (2) lobus inferior, yang dipisahkan oleh fissure obliqua, (= incisura interlobis); fissura tersebut meluas dari facies costalis sampai pada facies mediastinalis, baik disebelah cranial maupun di sebelah caudal hilus pulmonis. Fissura obliqua dapat diikuti mulai dari hilus, berjalan ke dorso-cranial, menyilang margo posterior kira-kira 6 cm dari apex pulmonis, lalu berjalan ke arah caudo-ventral facies costalis menyilang margo inferior, dan kembali menuju ke hilus pulmonis. Dengan demikian maka pada lobus superior apex pulmonis, margo anterior, sebagian dari facies costalis dan sebagian besar dari facies mediastinalis.

Lobus inferior lebih besar daripada lobus superior, dan meliputi sebagian besar dari facies costalis, hampir seluruh facies diaphragmatica dan sebagian dari facies mediastinalis (bagian dorsalnya).

Bronchus dexter mempunyai bentuk yang lebih besar, lebih pendek dan terletak lebih vertikal daripada bronchus sinister. Letak lebih vertikal oleh karena desakan dari arcus aortae pada ujung caudal trachea ke arah kanan, sehingga benda-benda asing mudah masuk ke dalam bronchus dexter. Bronchus sinister memiliki diameter yang lebih kecil, tetapi bentuknya lebih panjang daripada bronchus dexter.

PLEURA

Pertukaran gas yang efektif dalam paru-paru hanya akan terjadi jika paru-paru dapat mengembang untuk mempertahankan ventilasi yg adekuat. Pleura yg merupakan lapisan yg menyelimuti paru-paru mempunyai peran yg penting dalam membantu ventilasi yang adekuat tersebut. Pleura terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan yang paling luar disebut pleura parietalis dan yang dalam disebut pleura visceralis, dimana kedua lapisan ini membentuk suatu ruangan yang disebut cavum pleurae. Dalam cavum pleurae terdapat suatu cairan pleura + 10 ml, yang diproduksi oleh membran pleura. Cairan tersebut berfungsi untuk melicinkan permukaan pleurae dan mengurangi friksi antara pleura parietalis dan visceralis selama pernapasan. Tekanan dalam cavum pleura senantiasa dalam keadaan negatif dan berfungsi untuk mempertahankan alveolus tetap mengembang melalui mekanisme suctioning diantara dua membran pleura.

Tekanan intrapleural sedikit berbeda beda selama siklus ventilasi. Sebelum inspirasi, tekanan intrapleural kurang lebih –5cm H2O. Sedang selama inspirasi, dinding thorak akan mengembang, yang menyebabkan tekanan intrapleural akan turun mencapai + -8 cm H2O yang memungkinkan udara dari luar masuk ke dalam paru-paru. Selama ekspirasi tekanan intrapleural akan turun mencapai + -4 cmH2O, hal ini akan menyebabkan keluarnya udara dari paru-paru.

Adanya cairan atau udara yang masuk ke dalam cavum pleura dapat menyebabkan hilangnya tekanan negatif, sehingga paru-paru pada sisi yang terkena akan collaps sebagaian atau seluruhnya.

SALURAN NAPAS

Saluran napas secara konsep dapat dibagi menjadi dua, yaitu
  • Bagian konduksi (Hidung, pharynx, larynx, trachea, bronchi dan bronchiolus)
  • Bagian respirasi (Bagian ujung dari cabang-2 Broncheolus & alveoli)
Sedangkan pada zona transisi, merupakan area yang memisahkan bagian konduksi dan respirasi yang terdiri dari respiratory bronchiolus.

Dalam saluran napas, khususnya pada area konduksi (dead space) udara akan masuk dengan cepat akibat perbedaan tekanan yang diciptakan oleh otot-otot pernapasan dan elastik recoil dari paru-paru. Pada saat memasuki area respirasi, total luas penampang dari saluran napasnya meningkat secara tajam, hal ini menyebabkan kecepatan gerak dari arus udara menjadi melambat, sehingga akan memberi kesempatan gas gas untuk berdifusi dari alveoli menuju kapiler.

Udara inspirasi akan masuk ke paru-paru melalui hidung atau mulut. Di dalam hidung udara yang masuk akan mendapatkan proses humidifikasi alamiah, yaitu di lembabkan dan di hangatkan, disamping itu juga disaring oleh bulu-bulu hidung serta adanya bentuk saluran di hidung yang berkelok kelok serta dilapisi oleh mukosa. Proses ini berfungsi untuk menjaga paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh udara yang kering kotoran kotoran yang berbahaya. Proses ini sering dikenal dengan istilah “defence mechanism”.

Setelah memasuki hidung secara berturut-turut udara inspirasi akan melalui Pharynx yang terbagimenjadi: (1) nasopharynx; (2) Oropharynx; (3) Laryngopharynx. Selanjutnya udara inspirasi akan masuk Larynx, trachea, Bronchus utama dan percabangannya, broncheolus-broncheolus dan akhirnya sampailah pada alveoli yang merupakan tempat terjadinya pertukaran gas.

Trachea, dikenal sebagai struktur yang membedakan antara saluran napas atas dan saluran napas bawah. Trachea merupakan kelanjutan dari larynx dan terdiri atas cilia pseudostratified, epithel collumnar yang berisi sel-sel goblet dan glandula mukosa/seromucinous. Glandula seromucimous menghasilkan cairan/jelly yang melapisi cilia. Jika cilia bergerak, maka lapisan jelly tadi akan bergerak menuju ke proximal yang membawa kotoran-kotoran yang tertangkap oleh lapisan jelly tadi. Proses ini dikenal dengan istilah “mucocilliary transport” atau “mucocilliary clearance” atau mucocilliary escalator” yang merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh (defences mechanism).

Trachea dibentuk oleh ring-ring cartilago yang berjumlah antara 16 sampai dengan 20, berbentuk seperti sepatu kuda dan dihubungkan oleh otot polos. Ring-ring cartilago tersebut mensupport bagian depan dan samping, sedang bagian posteior ditutupi oleh otot-otot polos. Di carina, trachea bercabang menjadi dua, yaitu: (1) Bronchus utama kanan dan (2)Bronchus utama kiri, yang keduanya secara berturut-turut akan bercabang-cabang membentuk lobus dan segment-segment.

Percabangan bronchus utama yang sebelah kiri, membentuk sudut dengan trachea lebih tajam serta lebih panjang bila dibandingkan dengan yang kanan. Bentuk yang demikian ini menyebabkan memungkinkan aspirasi lebih mudah ke sisi kanan dari pada ke bronchus kanan. Dinding bronchus tersusun atas lempeng-lempeng cartilago yang tidak beraturan yang dihubungkan oleh otot-otot polos. Dindingnya terisi oleh sel-sel epithel yang merupakan kelanjutan dari trachea. Semakin mendekati ke sisi bronchus, lempengan-lempengan cartilago semakin menipis, sebaliknya, otot-otot polos dan serabut-serabut elastis menjadi lebih menonjol yang akan berpengaruh pada diameter dari bronchus. Sedang pada bronchiolus, tidak ditemukan adanya cartilago dan glandula mukosa, sedang sel goblet jumlahnya menurun. Disamping itu epithel pseudostratified aagan diganti dengan sel epithel cuboid yg bercilia, yang semakin mendekati ke arah alveoli cilianya semakin menghilang. Pada bronchiolus ini dapat kita temui adanya aalveolar macrophage yang berfungsi untuk memfagosit partikel-partikel kecil yang tidak tersaring. Ini juga merupakan bagian dari “defences mechanism”.

Ductus alveolus dibentuk oleh cabang-cabang dari broncheolus respiratorius. Dinding ductus alveolus disusun oleh serabut elastic dan serabut otot polos yg tipis. Lapisan ini lama-lama berkurang dan hanya tinggal epithel cuboid yg pendek. Ductus alveolus ini berakhir dengan beberapa alveolar sacs (kantung-kantung alveolus).

FISIOLOGI PERNAPASAN

Pernapasan adalah unik. Kebanyakan dari kita jarang yang memperhatikannya, karena pernapasan dapat terjadi secara automatis (tanpa disadari), namun pernapasan juga dapat terjadi dengan disadari (voluntary) misalnya ketika kita sedang berlatih pernapasan, bahkan pada saat seseorang tidak sadarpun, pernapasan masih juga berjalan. Pemahaman terhadap kerja dari sistem respirasi dapat menjadikan dasar bagi penalaran/logika dalam melakukan praktik. Dengan kata lain dengan memahami bagaimana sistem respirasi bekerja, maka problematika pasien dapat ditegakkan dengan tepat dan pemberian terapi yang efektif dapat diselenggarakan.

Fungsi utama dari sistem respirasi adalah pertukaran gas, dimana oksigen akan diambil dari alveolus dan akan dibawa oleh haemoglobin menuju ke jaringan yang akan diperlukan dalam proses metabolisme, disisi lain carbondioksida, sebagai hasil sisa dari metabolisme akan dibuang melaui pernapasan saat ekspirasi. Jika mekanisme tersebut berjalan baik, maka oksigen dalam pembuluh darah arteri, karbondioksida dan kadar pH akan tetap dalam batas-batas normal pada berbagai macam kondisi fisiologis yang berbeda. Untuk dapat memahami kerja dari istem respirasi, maka berikut ini secara berturutan akan dibahas tentang: (1) Definisi dari ventilasi, volume paru dan dead space/ruang rugi; (2) Distribusi ventilasi/gas; (3) Mekanika pernapasan; (4) Difusi; (5) Perfusi; (6) Ratio ventilasi/perfusi.

sumber :
materi kuliah FT D kardio pulmo pak. Nur Basuki, M. Physio
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Tanda dan Gejala Awal Kanker Paru-paru

Tanda dan Gejala Awal Kanker Paru-paru
Kanker Paru-paru
Artikel Informasi Kesehatan Tanda dan Gejala Awal Kanker Paru-paru - Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak ditemukan pada stadium lanjut sehingga sulit dilakukan pengobatan. Untuk itu ketahui gejala awal yang muncul dari kanker paru.

Beberapa studi menemukan kelangsungan hidup pasien kanker paru sekitar 60-80 persen jika ditemukan dalam stadium 1, tapi keberhasilannya akan turun hingga mencapai 10 persen jika sudah masuk stadium 4.

Selain itu 25 persen kanker paru tidak memiliki gejala saat didiagnosis, dan kanker ditemukan secara kebetulan ketika melakukan rontgen dada atau CT scan untuk pemeriksaan lain.

Untuk itu perlu diketahui bagaimana memahami tanda dan gejala awal dari kanker paru baik untuk perokok maupun non-perokok, seperti dikutip dari About.com, Kamis (26/4/2012) yaitu:

1. Batuk yang tak kunjung sembuh
Banyak orang mengabaikan batuk kronis yang dialaminya dan dihubungkan dengan kondisi lain seperti alergi. Tapi jika batuk lebih dari beberapa minggu maka bisa jadi akibat kondisi lain. Batuk kronis sebagai gejala awal kanker paru sering terlewatkan jika sebelumnya diketahui memiliki asma atau PPOK.

Batuk darah (hemoptisis) merupakan gejala umum dari kanker paru, tapi kadang hanya muncul sedikit darah di dahak ketika sedang batuk. Jika batuk terus menerus sebaiknya periksakan ke dokter hingga mendapat jawaban yang jelas.

2. Sesak napas saat beraktivitas
Gejala umum lain adalah sesak napas yang terlihat saat beraktivitas, kondisi ini biasanya berbeda dibanding dengan sesak napas akibat usia atau kelebihan berat badan. Jika merasa tiba-tiba sesak napas saat beraktivitas, jangan ragu untuk menanyakan pada dokter.

3. Nyeri atau sakit di bahu, punggung, dada atau lengan
Kanker paru bisa menekan saraf sehingga menyebabkan nyeri di bahu, dada, punggung atau lengan. Gejala ini bahkan bisa muncul sebelum mengalami batuk atau kesulitan bernapas, dan kadang rasa nyeri ini meningkat saat batuk dan sesak napas.

Jika merasa sakit di salah satu bagian tubuh tersebut namun tidak berkaitan dengan cedera, maka konsultasikan dengan dokter.

4. Infeksi berulang seperti bronkitis dan pneumonia
Meski tidak umum, tapi orang yang memiliki kanker paru kadang harus dirawat berulang akibat bronkitis atau pneumonia. Jika tumor ini terletak di dekat jalan napas, maka bisa menyebabkan kerusakan. Infeksi berulang yang disebabkan oleh merokok terus menerus seperti COPD bisa jadi merupakan gejala kanker paru.

5. Gejala yang abnormal dan penurunan kondisi
Jika memiliki gejala yang tidak biasa, terlebih jika memiliki riwayat merokok sebaiknya segera periksakan ke dokter. Gejala yang umum timbul adalah kelelahan, penurunan nafsu makan atau bahkan depresi - Tanda dan Gejala Awal Kanker Paru-paru.
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

Teknik PNF

PNF atau “Proprioceptive Neuromuscular Facilitation” merupakan metode gerakan kompleks. PNF berarti bahwa peningkatan dan fasilitasi neuromuscular dengan sendirinya, sehingga memerlukan blocking yang berlawanan. Dalam proses ini, reaksi mekanisme neuromuscular dimanfaatkan, difasilitasi, dan dipercepat melalui stimulasi reseptor-reseptor. Penggunaan gerakan kompleks berdasarkan pada prinsip-prinsip stimulasi organ neuromuscular dengan bantuan tambahan dari seluruh gerakan. Reseptor-reseptor dalam otot dan sendi merupakan elemen penting dalam stimulasi sistem motorik.


PRINSIP-PRINSIP DASAR TEKNIK PNF
Berikut ini adalah prinsip-prinsip dasar yang dapat meningkatkan reaksi yang diinginkan dan digunakan untuk mencapai fungsi yang optimal.

Teknik Menggenggam
Secara tepat dapat dihitung dan diaplikasikan teknik menggenggam dari terapis untuk menentukan strength (kekuatan) gerakan kompleks yang dihasilkan.

Stimulasi verbal dan visual
Secara sederhana, instruksi yang jelas dapat mengurangi kerja terapis. Pasien harus melihat dan berpartisipasi melakukan gerakan yang dicontohkan terapis.

Kompresi dan Traksi
Kompresi menyebabkan permukaan sendi saling merapat, traksi dapat menggerakkan permukaan sendi saling menjauhi. Reseptor-reseptor akan terangsang. Traksi dapat memfasilitasi gerakan pada sistem otot ; kompresi dapat meningkatkan stabilitas.

Tahanan maksimal
Hukum “all or nothing” dalam kontraksi otot terlibat dalam teknik ini. Tahanan isometrik dan/atau isotonik dapat digunakan dalam teknik ini. Tahanan yang maksimal ditentukan oleh strength (kekuatan) otot dari setiap pasien.

Rangkaian Aksi Otot yang tepat
Ketika otot berkontraksi dalam suatu rangkaian yang tepat, maka group otot yang tegang akan mengatasi tuntutan yang terjadi dengan optimal efektifitas. Waktu yang tepat dapat berperan penting baik pada gerakan kompleks maupun pada olahraga.
Ada 3 komponen gerakan yang mengambil bagian dari setiap pola gerak spiral dan diagonal :
   Fleksi atau ekstensi
  Adduksi atau abduksi
  Eksternal atau internal rotasi
Eksternal rotasi digunakan dalam kombinasi dengan supinasi, dan internal rotasi digunakan kombinasi dengan pronasi. Variasi teknik gerakan kompleks dapat memperbaiki implementasi dan efektifitas sistem muskuloskeletal. Urutan gerakan pada olahraga spesifik dapat dikombinasikan dengan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak memukul pada handball atau menembak bola pada sepakbola.

Tahanan langsung
Hal ini melibatkan tahanan optimal untuk seluruh durasi gerakan; tahanan ini bergantung pada gerakan alamiah yang beragam.

Kontraksi yang berulang
Kontraksi statik dan dinamik terlibat secara bergantian. Strength (kekuatan) otot diperbaiki, khususnya pada area genggaman tahanan, ROM, dan endurance (daya tahan).

Teknik yang Digunakan Dalam PNF

a. Rhythmical Initiation
Teknik yang dipakai untuk agonis yang menggunakan gerakan-gerakan pasif, aktif, dan dengan tahanan.

Caranya ;
• terapis melakukan gerakan pasif, kemudian pasien melakukan gerakan aktif seperti gerakan pasif yang dilakukan terapis, gerakan selanjutnya diberikan tahanan, baik agonis maupun antagonis patron dapat dilakukan dalam waktu yang tidak sama
Indikasi ;
• problem permulaan gerak yang sakit karena rigiditas, spasme yang berat atau ataxia, ritme gerak yang lambat, dan keterbatasan mobilisasi.

b. Repeated Contraction
Suatu teknik dimana gerakan isotonic untuk otot-otot agonis, yang setelah sebagian gerakan dilakukan restretch kontraksi diperkuat.

Caranya ;
• Pasien bergerak pada arah diagonal, pada waktu gerakan dimana kekuatan mulai turun, terapis membeikan restretch, pasien memberikan reaksi terhadap restretch dengan mempertinggi kontraksi, terapis memberikan tahanan pada reaksi kontraksi yang meninggi., kontraksi otot tidak pernah berhenti, dalam satu gerakan diagonal restretch diberikan maksimal empat kali.

Skema repeated contraction (by. Yulianto Wahyono, Dipl. PT)
c. Stretch reflex
Bentuk gerakan yang mempunyai efek fasilitasi terhadap otot-otot yang terulur.

Caranya ;
• Panjangkan posisi badan (ini hanya dapat dicapai dalam bentuk patron), tarik pelan-pela kemudian tarik dengan cepat (tiga arah gerak) dan bangunkan stretch reflex, kemudian langsung berikan tahanan setelah terjadi stretch reflex, gerakan selanjutnya diteruskan dengan tahanan yang optimal, berdasarkan aba-aba pada waktu yang tepat.

d. Combination of isotonics
Konbinasi kontraksi dari gerak isotonic antara konsentris dan eksentris dari agonis patron (tanpa kontraksi berhenti) dengan pelan-pelan.

e. Timing for Emphasis
bentuk gerakan dimana bagian yang lemah dari gerakan mendapat ekstra stimulasi bagian yang lebih kuat.
Caranya ; pada suatu patron gerak, bagian yang kuat ditahan dan bagian yang lemah dibirkan bergerak.

f. Hold relax
Suatu teknik dimana kontraksi isometris mempengaruhi otot antagonis yang mengalami pemendekan, yang akan diikuti dengan hilang atau kurangnya ketegangan dari otot-otot tersebut.
Caranya ;
  • Gerakan dalam patron pasif atau aktif dari group agonis sampai pada batas gerak atau sampai timbul rasa sakit,
  • Terapis memberikan penambahan tahanan pelan-pelan pada antagonis patron, pasien harus menahan tanpa membuat gerakan. Aba-aba =” tahan di sini !”
  • Relaks sejenak pada patron antagonis, tunggu sampai timbul relaksasi pada group agonis, gerak pasif atau aktif pada agonis patron, ulangi prosedur diatas, penambahan gerak patron agonis, berarti menambah LGS.

g. Contract relax
Suatu teknik dimana kontraksi isotonic secara optimal pada otot-otot antagonis yang mengalami pemendekan.
Caranya ;
  • Gerakan pasif atau aktif pada patron gerak agonis sampai batas gerak.
  • Pasien diminta mengkontraksikan secara isotonic dari otot-otot antagonis yang mengalami pemendekan. Aba-aba =”tarik !” atau “dorong !”
  • Tambah lingkut gerak sendi pada tiga arah gerakan, tetap diam dekat posisi batas dari gerakan, pasien diminta untuk relaks pada antagonis patron sampai betul-betul timbul relaksasi tersebut, gerak patron agonis secara pasif atau aktif, ulangi prosedur diatas, dengan perbesar gerak patron agonis dengan menambah LGS.

h. Slow Reversal
Teknik dimana kontraksi isotonic dilakukan bergantian antara agonis dan antagonis tanpa terjadi pengendoran otot.Caranya ;
  • Gerakan dimulai dari yang mempunyai gerak patron yang kuat
  • Gerakan berganti ke arah patron gerak yang lemah tanpa pengendoran otot
  • Sewaktu berganti ke arah patron gerakan yang kuat tahanan atau luas gerak sendi ditambah.
  • Teknik ini berhenti pada patron gerak yang lebih lemah
  • Aba-aba di sini sangat penting untuk memperjelas ke arah mana pasien harus gbergerak. Aba-aba “dan … tarik !” atau “dan dorong !”
  • Teknik ini dapat dilakukan dengan cepat.
  • Tidak semua teknik PNF dapat diterapkan pada penderita stroke. Teknik-teknik yang dapat digunakan adalah ; rhythmical initiation, timing for emphasis, contract relaz dan slow reversal.
sumber :
www.infofisioterapi.com/blog/teknik-pnf.html
herdinrusli.wordpress.com
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel